Breaking News:

Pilkada Serentak

PKS Dukung KPK Umumkan Nama-nama Calon Kepala Daerah Akan Jadi Tersangka Korupsi

Menurut Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, upaya mendukung langkah KPK tersebut bagian dari memperkuat lembaga antirasuah.

KOMPAS IMAGES
Mardani Ali 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendukung langkah berani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menjadikan tersangka sejumlah Calon Kepala Daerah di Pilkada 2018.

Menurut Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, upaya mendukung langkah KPK tersebut bagian dari memperkuat lembaga antirasuah.

"Mendukung Langkah nekat dan berani KPK. Karena pemberantasan korupsi tidak bisa bussiness as ussual. KPK perlu diperkuat," tegas wakil Ketua Komisi II DPR RI ini kepada Tribunnews.com, Selasa (6/3/2018).

Bahkan mantan Ketua Tim Pemenangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Pilkada DKI Jakarta itu menegaskan, PKS akan menindak tegas kadernya, jika termasuk dalam Calon Kepala Daerah yang akan menjadi tersangka KPK.

"PKS tegas menyatakan bahwa siapapun, dari partai manapun, harus diproses oleh KPK," ujar Mardani kepada Tribunnews.com.

Baca: Yakin Jokowi Netral, PPP: Pejabat Negara Tidak Boleh Memihak

Untuk itu PKS mendukung KPK untuk mengumumkan nama-nama peserta Pilkada yang akan menjadi tersangka kasus korupsi.

"Usul saya KPK jangan mundur. Kita harus tegas. Dukung KPK. Tidak boleh ada sikap abu-abu," tegas Mardani.

Ketua KPK, Agus Rahardjo menyebut terdapat 90 persen dari beberapa peserta pilkada yang ada saat ini akan menjadi tersangka di KPK.

"90 persen dari beberapa peserta ya. Bukan dari semua peserta pilkada. Hanya beberapa saja, seperti petahana atau yang anggota keluarganya ikut maju," kata Agus Rahardjo dalam sambutannya di Rakernis Bareskrim Mabes Polri di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Selasa (6/3/2018).

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved