Hari Perempuan Internasional, KPP Dorong Keterwakilan Perempuan di Bidang Politik

"Karena itulah hari perempuan internasional menjadi pengingat bahwa perjuangan ini belum selesai."

Hari Perempuan Internasional, KPP Dorong Keterwakilan Perempuan di Bidang Politik
Tribunnews.com/ Taufik Ismail
Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) 

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Memperingati hari Perempuan Internasional, Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG), mendorong keterwakilan perempuan dalam politik dan menjadi ujung tombak perjuangan.

Ketua Umum KPPG, Hetifah Sjaifudian mengatakan meski ‎saat ini terdapat banyak kemajuan tidak hanya dalam hak pilih namun juga hak partisipasi politik secara luas, tetapi perempuan masih belum berhasil memegang porsi memadai dalam jumlah kursi di parlemen.

Baca: Presiden PKS Enggan Berkomentar Soal Laporan Fahri Hamzah

"Karena itulah hari perempuan internasional menjadi pengingat bahwa perjuangan ini belum selesai. Tak hanya perjuangan partisipasi politik perempuan namun juga berbagai isu yang masih dihadapi perempuan saat ini seperti diskriminasi, kekerasan‎," katanya, Kamis, (8/3/2018).

Selain itu dalam memperingati hari Perempuan Internasional, Perempuan Partai Golkar berkomitmen untuk secara sungguh-sungguh melaksanakan 4 (empat) program unggulan di Tahun Politik.

Pertama Penguatan Kapasitas Diri Kader, agar perempuan meningkat kapasitasnya dalam berpolitik, memiliki integritas dan keberpihakan kepada sesama kaumnya.

Baca: Petinggi Tiga Partai Politik Berkumpul, Hinca: Biar Lebih Seru Nanti Pilpresnya

Selain itu penguatan Perempuan dalam Partai Politik, agar lebih sensitif gender dan membuka ruang yang lebih luas bagi keterwakilan dan kepemimpinan perempuan dalam pengambilan kebijakan publik.

Ketiga yakni penguatan kebijakan untuk kesejahteraan kaum perempuan, melalui advokasi berbagai perundang-undangan, guna menjamin aturan yang dibuat tidak akan berdampak negatif dan diskriminatif kepada kaum perempuan.

Baca: Jusuf Kalla Tekankan Pentingnya Penghormatan Kepada Petani

"Penguatan Konstituen dan Pemilih Perempuan, agar menjadi pemilih cerdas dan menjadi motor untuk mendorong gerakan anti politik uang," katanya.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved