Breaking News:

SBY: Kepada Pak Luhut, Kurangi Pernyataan Bernada Ancaman

"Ya harus pelan-pelan. Bukan bicara awas nanti saya akan lakukan sesuatu. Tapi harus mengayomi masyarakat secara baik,"

Editor: Adi Suhendi
Tribunnews/JEPRIMA
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Amriyono Prakoso

TRIBUNNEWS.COM, PURWAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan agar tidak mengatakan hal-hal bernada ancaman.

Menurutnya, hal tersebut tidak baik bagi iklim demokrasi saat ini.

Baca: Amien Rais Tuding Jokowi Bohong, Sofyan Djalil Jelaskan Manfaat Program Sertifikat Tanah

Terlebih posisi Luhut saat ini menjabat di pemerintahan.

"Kepada Pak Luhut, kurangi pernyataan bernada ancaman. Itu tidak baik," kata SBY di Hotel Harper, Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (21/3/2018).

Baca: Teriakan Maling Hingga Sebutan Tak Pantas Lainnya Warnai Kehadiran Bos First Travel di Ruang Sidang

Kekuasaan yang dimiliki saat ini, bukanlah untuk menakut-nakuti masyarakat.

Sebaliknya, SBY meminta pemerintah dapat bekerjasama dengan masyarakat secara baik.

Apabila, terdapat suatu kekeliruan dari masyarakat saat mengkritik pemerintah, seharusnya menurut SBY, dapat disampaikan secara arif dan bijaksana.

Baca: Tiga Bos First Travel Disoraki Maling Saat Memasuki Ruang Sidang

"Ya harus pelan-pelan. Bukan bicara awas nanti saya akan lakukan sesuatu. Tapi harus mengayomi masyarakat secara baik," tukasnya.

"Konstitusi kita oleh pendiri republik diniatkan tidak boleh menjadi negara kekuasaan," tegas dia.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved