SBY Ingatkan Jokowi Soal Pembangunan Manusia, Jangan Cuma Bangun Infrastruktur

"Pemerintah sekarang harus tahu kalau terlalu banyak sumberdaya APBN dan utang-utang negara dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur itu"

SBY Ingatkan Jokowi Soal Pembangunan Manusia, Jangan Cuma Bangun Infrastruktur
Tribunnews/JEPRIMA
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Amriyono Prakoso

TRIBUNNEWS.COM, LEMBANG - Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono mengingatkan kepada pemerintah agar tidak lupa masalah pembangunan manusia. Alasannya, sejauh ini SBY melihat, pemerintah begitu fokus melakukan pembangunan fisik

Menurutnya, jika terlalu banyak mengalokasikan dana ke pembangunan infrastruktur, maka perhatian pembangunan ke sektor lain akan berkurang.

"Pemerintah sekarang harus tahu kalau terlalu banyak sumberdaya APBN dan utang-utang negara dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur. Itu berarti ada alokasi yang berkurang terhadap pembangunan manusianya," kata dia saat kegiatan Tour de Jabar Partai Demokrat, Lembang, Kamis (22/3/2018)

Meski, dikatakan olehnya, kebijakan tersebut tidak menyalahi aturan, namun tetap terjadi dampak bagi masyarakat di kalangan bawah. Sebab, selama berada di lapangan, banyak warga yang mengeluh kepada dia, penghasilan mereka berkurang dan daya beli beli menurun.

Baca: Cawapres untuk Jokowi Akan Datang dari Kader Partai Golkar

Baca: Faisal Basri: Membangun Infrastruktur dengan Menerbitkan Surat Utang Bikin Ekonomi Tak Stabil

Beberapa lainnya bahkan tidak memiliki pekerjaan dan penghasilan karena tidak tercipta lapangan pekerjaan.

"Dengan tidak banyak lapangan pekerjaan, pengangguran tetap besar, penghasilan menjadi berkurang. Kalau penghasilan berkurang, daya beli tidak tinggi, rakyat tidak bisa untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari yang harga-harga sudah terlanjur naik," tandasnya.

Presiden keenam RI itu, meminta kepada pemerintah untuk tetap mencari solusi mengenai permasalahan infrastruktur yang terjadi belakangan. Setidaknya, menurut SBY, beberapa proyek pembangunan fisik, selesai tidak tepat pada waktunya.

Masalah kekurangan dana, pembebasan lahan, hingga hambatan lain, dapat segera dicarikan solusinya oleh pemerintah. Bukan tanpa alasan, SBY mengaku permasalahan itu, juga pernah dialami dirinya saat menjabat.

"Jangan sampai "Ahh semuanya gampang, kita bisa selesai dengan cepat" kenyataannya, masih ada masalah. Saya mengalami itu dulu, karena itu lah masalah yang kita hadapi di negeri tercinta ini," tukasnya.

Namun, SBY kembali mengatakan jangan sampai fokus pembangunan infrastruktur, justru melupakan pembangunan lainnya.

"Saya hanya mohon kepada pemimpin kita, Pak Jokowi, pemerintah. Infrastruktur bagus, tapi jangan dilupakan pembangunan komponen manusianya," kata dia.

Penulis: Amriyono Prakoso
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved