Breaking News:

Minuman Keras Jenis Gingseng Seharga Rp 16 Ribu Renggut 31 Nyawa, Begini Faktanya

Minuman keras jenis gingseng membuat heboh warga Jabodetabek.Puluhan orang merenggang nyawa

Warta Kota/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Menteri Keuangan Sri Mulyani (tengah), Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang , Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian (ketiga kiri), Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (kedua kanan), Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin (kedua kiri), Wakil Jaksa Agung Arminsyah (kanan) dan Kasum TNI Laksdya TNI Didit Herdiawan (ketiga kiri) menunjukkan barang bukti hasil penindakan, saat konferensi pers di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Rawamangun, Jakarta Pusat, Kamis (15/2). Kementerian Keuangan bersama intansi terkait melakukan pemusnahan terhadap 142.519 botol minuman keras, 12.919.499 batang rokok, 1.008.624 keping pita cukai, 720 liter alkolhol, 11.974 kemasan obat-obatan dan kosmetik dan suplemen ilegal yang merugikan negara lebih dari Rp45 miliar. Warta Kota/ANGGA BHAGYA NUGRAHA 

TRIBUNJAKARTA.COM - Minuman keras jenis gingseng membuat heboh warga Jabodetabek.

Puluhan orang merenggang nyawa usai menenggak minuman keras tersebut.

Di Bekasi sebanyak 7 orang merenggang nyawa usai menenggak minuman maut tersebut.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto mengatakan, korban tewas diduga akibat minuman keras terjadi di dua lokasi, yakni Jatibening Pondok Gede, dan Bekasi Selatan.

"Pondok gede itu enam orang yang minum-minuman keras oplosan pada hari Minggu (1/4/2018), dua orang meninggal hari Rabu (4/4/2018), lalu tadi pagi meninggal satu lagi. Jadi total ada tiga yang meninggal dari enam orang, yang tiga lainnya rawat jalan," kata Indarto, Kamis (5/4/2018).

Indarto menambahkan, pada hari yang sama yakni minggu malam, ada dua kelompok lagi di Bekasi Selatan yang melakukan pesta miras oplosan.

Masing - masing tiga orang, meminum jenis miras yang sama di dua lokasi berbeda, di depan Kecamatan Bekasi Selatan dan satu diantara rumah di Jakasetia.

"Yang minum di kecamatan tadi pagi meninggal satu, yang duanya masih dirawat. Lalu yang minum di Jakasetia semuanya meninggal," ujar Kapolres.

Halaman Berikutnya >>>

Editor: ade mayasanto
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved