Rabu, 15 April 2026

Pilpres 2019

''Insha Allah Mas AHY, Kalau Tidak Jadi Capres Ya Cawapres''

Pasalnya, politik merupakan hal yang dinamis sehingga perubahan sewaktu-waktu bisa saja terjadi.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Johnson Simanjuntak
Instagram
Agus Harimurti Yudhoyono 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Syarief Hasan menyebut adanya 'pilihan alternatif' dalam pilpres 2019 membuat demokrasi di Indonesia menjadi lebih bagus.

Hal tersebut menunjukkan bahwa Demokrat juga mengharapkan munculnya poros lainnya, yakni poros ketiga yang dianggap bisa meramaikan pesta demokrasi di tanah air.

"Pilihan alternatif itu kan lebih bagus, lebih bagus bagi demokrasi kita," ujar Syarief, di Gedung Nusantara III DPR RI, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Senin (16/4/2018).

Menurutnya, saat ini 'janur kuning' pilpres belum dipasang, sehingga masih ada kemungkinan terbentuk poros baru.

Pasalnya, politik merupakan hal yang dinamis sehingga perubahan sewaktu-waktu bisa saja terjadi.

"Pokoknya, sebelum janur kuning melengkung di halaman rumah, kan berarti belum selesai persoalannya," kata Syarief.

Namun saat ditanya siapa yang akan diajak partainya dalam membentuk poros ketiga, anggota DPR RI itu malah menyebut hal lain.

Ia mengaku partainy akan mengusung Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang merupakan putra dari Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai calon Presiden (capres).

Namun jika tidak bisa menjadi capres, partai berlambang segitiga mercy itu akan mengusung AHY sebagai calon Wakil Presiden (cawapres).

"Ya kita lihat nanti, pokoknya insha Allah kader terbaik dari Demokrat, mas AHY kalau tidak jadi Capres, ya Cawapres," tegas Syarief.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved