Breaking News:

Pemilu 2019

Lalai dalam Rekrutmen PPK, DKPP Berhentikan Ketua KPU Kabupaten Kolaka

Aduan tersebut ditujukan akibat pelanggaran kode etik atas tindakan teradu dalam tahapan rekrutmen PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) Kolaka.

Editor: Hasanudin Aco
Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda
Suasana sidang DKPP di Kantor DKPP, Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (18/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kolaka, Lukman, serta Hasnawati, Abdul Lauf, Muhammad Aidil Andhar, dan Nur Ali sebagai anggota KPU Kabupaten Kolaka diberikan sanksi tegas berupa peringatan dan pemberhentian tetap.

Hal itu diputuskan dalam sidang kode etik yang digelar Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) di ruang sidang DKPP, Menteng, Jakarta Pusat, pada Rabu (18/4/2018).

"Menjatuhkan sanksi peringatan keras terhadap teradu, dan menjatuhkan sanksi berupa pemberhentian tetap kepada Lukman selaku Ketua KPU Kabupaten Kolaka," putus Ketua DKPP, Harjono

Aduan tersebut ditujukan akibat pelanggaran kode etik atas tindakan teradu dalam tahapan rekrutmen PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) se-Kabupaten Kolaka.

Baca: Terbukti Memeras Gaji Panwascab, DKPP Berhentikan Ketua dan Anggota Panwaslu Musi Banyuasin

Para calon anggota yangg tidak mengikuti seleksi tes tertulis PPK pada tanggal 23 oktober 2017 di GOR Lalombaa , namun namanya tercantum dalam daftar calon PPK Kabupaten Kolaka pada tanggal 24 oktober 2017.

Para peradu dianggap telah melakukan kesalahan administrasi, dan kesalahan dalam pengimputan data.

Dalam klarifikasi teradu, adanya absen daftar hadir secara terbuka oleh panitia pada tes perekrutan anggota se-Kabupaten Kolaka.

Panitia telah mengingatkan agar menandatangani absen kehadiran yang sudah disediakan.

Halaman
12
Sumber: TribunJakarta
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved