Breaking News:

Budi Arie Yakin Jokowi Tidak Akan Intervensi Hukum

Berkembangnya isu mengenai kemungkinan pencabutan dan intervensi hukum untuk Habib Riziq oleh pemerintah yang disuarakan oleh Kepala KSP, Moeldoko

Editor: Rachmat Hidayat
NET
Ketua Umum DPP Projo Budi Arie Setiadi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-Berkembangnya isu mengenai kemungkinan pencabutan dan intervensi hukum untuk Habib Riziq oleh pemerintah yang disuarakan oleh Kepala KSP, Moeldoko, bagi Projo harus dimaknai secara dingin dan rasional.

"Kami percaya Pemerintahan Jokowi adalah pemerintahan yang sangat menghormati hukum. Kami yakin pemerintahan Jokowi tidak akan melakukan intervensi masalah Hukum, " ujar Budi Arie Setiadi , Ketua Umum Projo , Jumat (27/4/2018).

Kepala Staf Presiden, Moeldoko sebelumnya menanggapi usulan alumni 212 mengenai status tersangka Rizieq Shihab. Moeldoko mengatakan, presiden tidak bisa mengintervensi hukum. Namun dalam konteks kemanusiaan ada pertimbangan lain.

“Dalam konteks hukum, presiden tidak bisa intervensi. Tetapi dalam konteks kemanusiaan mungkin ada pertimbangan lain, sekali lagi harus dibedakan konteks itu," kata Moeldoko.

"Mungkin ada pertimbangan, nah itu presiden bisa mempertimbangkan. Pertimbangannya seperti apa, presiden yang akan membuat keputusan,” lanjutnya.

Pernyataan Kepala KSP Moeldoko, Budi Arie menilai sesuatu yang wajar wajar dan normatif. Normal dan wajar- wajar saja seraya beraharap, lanjut Budi, semua pihak jangan tidak terlalu emosional dan menyikapinya secara berlebihan .

" Pemerintahan Jokowi adalah pemerintahan Demokratis yang percaya bahwa trias politica harus berjalan dengan baik. Jadi, kekuasaan yudikatif biar berjalan sesuai dengan hukum dan perundang- undangn yang berlaku, " jelas Budi.

Bangsa ini, katanya lagi, memang perlu kembali direkatkan. Persaudaraan sesama anak bangsa harus ditumbuh kembangkan bersama.

"Suasana kondusif jelang kontestasi politik 2019 perlu terus kira jaga. Pemilu baik Pileg dan Pilpres 2019 harus kita maknai sebagai arena kedaulatan rakyat. Selanjutnya, kita kembali bersatu padu untuk kemajuan dan kejayaan negeri, " mantan aktivis UI ini menegaskan.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved