Relawan Bakal Deklarasi Gerakan #2019GantiPresiden di Acara Car Free Day Besok

"Kalau kami yang penting ganti dulu. Siapa penggantinya? Belakangan. Kami sama sekali tidak mendukung calon presiden atau partai manapun," jelasnya

WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Buruh membawa kaus bertuliskan 2019 ganti presiden saat Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengusung Prabowo Subianto menjadi Presiden di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (1/5/2018). Buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mendeklarasikan dukungan kepada Prabowo Subianto sebagai calon presiden 2019. WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Amriyono Prakoso

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Relawan #2019GantiPresiden, Mustofa Nahrawardaya mengklaim gerakannya tidak diorganisir oleh pihak manapun.

Gerakan itu, kata dia, murni dari masyarakat yang tidak menginginkan adanya periode kedua jabatan presiden oleh Joko Widodo.

Baca: Milad Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak: Kita Gembirakan Masyarakat Indonesia

Sejauh ini gerakan itu, sama sekali tidak berafiliasi terhadap calon presiden atau partai apapun. Tidak ada juga, calon presiden yang sudah diusung oleh mereka.

"Kalau kami yang penting ganti dulu. Siapa penggantinya? Belakangan. Kami sama sekali tidak mendukung calon presiden atau partai manapun," jelasnya di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (5/5/2018).

Adapun inisiator gerakan #2019GantiPresiden, yakni, Mardani Ali Sera dan sejumlah politisi lain, kata Mustofa, itu atas nama pribadi. Bukan atas nama partai politik.

Baca: Mufidah Jusuf Kalla Hadiri Proses Siraman Cucu Soeharto

Pihaknya pun akan mendeklarasikan gerakan itu saat Car Free Day, Minggu (6/5/2018) besok agar lebih terorganisir, sehingga tidak ada lagi yang mengaku atau mengklaim sepihak atas gerakan tersebut.

"Besok kami akan deklarasi. Mudah-mudahan tidak ada halangan atau tidak ada hal-hal yang negatif seperti minggu kemarin," tukasnya.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved