Polemik Yerusalem

MUI Nilai Israel Berlaku Sewenang-wenang Terhadap Indonesia

Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid Saadi mengatakan bahwa Israel mulai berlaku sewenang-wenang terhadap Indonesia.

Tribunnews.com/ Rizal Bomatama
Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid Saadi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rizal Bomantama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid Saadi mengatakan bahwa Israel mulai berlaku sewenang-wenang terhadap Indonesia.

Hal itu ditunjukkan Israel dengan mengeluarkan kebijakan melarang WNI yang akan melakukan wisata religi di Kota Yerusalem mulai 9 Juni 2018 mendatang.

Baca: Alami Kecelakaan Tunggal Di Tol Wiyoto Wiyono, Anisa Bahar dan Keluarga Selamat

"Hal itu menguatkan bahwa Israel berlaku sewenang-wenang terhadap Indonesia, terhadap WNI kita,” ungkapnya saat ditemui di Kantor MUI, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Selasa (5/6/2018).

Zainut sendiri meminta Israel mengevaluasi kebijakan itu lantaran Kota Yerusalem diyakini bukan milik Israel.

Baca: Ketika Tutut Soeharto Malu Difoto Awak Media

"WNI kita akan melaksanakan ziarah ke Masjidil Aqsa yang diyakini bukan wilayah Israel, jadi sebaiknya dievaluasi,” tegasnya.

Pemerintah Indonesia meyakini bahwa tindakan pemerintah Israel itu dipicu kebijakan pemerintah Indonesia untuk tidak menerbitkan visa 53 warga negara Israel yang akan berkunjung ke Indonesia.

Namun, pemerintah Indonesia melalui Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly enggan memnyebutkan alasannya.

"Benar bahwa pemerintah Indonesia menolak visa 53 warga negara Israel, tapi itu adalah hak sebuah negara, namun kami tak bisa sampaikan sebabnya karena berkaitan dengan hal yang sangat sensitif,” ujar Yasonna tanggal 1 Juni 2018 lalu.

Penulis: Rizal Bomantama
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved