Minggu, 19 April 2026

Pilpres 2019

Gabung dengan Kubu Prabowo, Peluang AHY jadi Cawapres Lebih Besar

Peluang syarat koalisinya diterima yakni menjadikan AHY sebagai Cawapres, lebih besar bila bergabung dengan kubu Prabowo ketimbang Jokowi

Tribunnews/JEPRIMA
Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demorkat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat memberikan orasi politik di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (9/6/2018). AHY menyampaikan orasi politik dengan tema Dengarkan Suara Rakyat yang disaksikan oleh ratusan kader Demokrat. Tribunnews/Jeprima 

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kurang dari sebulan menjelang pendaftaran Calon Presiden dan Calon wakil Presiden, Partai Demokrat tetap berkeras menawarkan ketua Kogasma Pemenangan Pemilu Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY) sebagai Cawapres baik itu ke kubu petahana Joko Widodo, maupun ke kubu penantang, Prabowo Subianto.

Wakil Ketua Umum Demokrat, Syarief Hasan mengatakan, peluang syarat koalisinya diterima yakni menjadikan AHY sebagai Cawapres, lebih besar bila bergabung dengan kubu Prabowo ketimbang Jokowi.

Baca: Fahri Sebut Pemerintah Tidak Transparan soal Angka Kemiskinan Hanya 1 Digit

"Kemungkinan besar (Prabowo)," ujar Syarief di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, (17/7/2018).

Menurut Syarief, tidak ada sama sekali resistensi dari tiga partai yang selama ini berada di kubu Prabowo, yakni Gerindra, PAN, dan PKS, terhadap sosok AHY.

Selain itu menurutnya AHY merupakan pilihan yang paling realisitis sekarang ini untuk menjadi Cawapres.

"Kan harus realitis. Menurut hasil survei, bukan survei Demokrat ya, dari lembaga suvei, AHY sebagai Cawapres paling tinggi elektabilitasnya. Jadi realistis," katanya.

Selain soal Cawapres, menurut Syarief Demokrat menginginkan adanya kesamaan pandangan meneganai program kerja selama lima tahun ke depan dalam menjalin koalisi.

Baca: Unggah Potret Saat Sumpah Jabatan, Menteri Tampan Malaysia Ini Kutip Pernyataan Soekarno

Demokrat menginginkan program kerja yang dijalankan nanti fokus pada peningkatan kesejahteraan rakyat.

"Pokoknya kalau kata kami Demokrat ingin berkoalisi dengan partai-partai yang betul-betul mengutamakan kepentingan rakyat. Gimana caranya? Pertama ekonomi harus tumbuh, kedua daya beli rakyat harus naik. Nah kalau visi ini sama, dipastikan kita berkoalisi disamping faktor-faktor lain," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved