Peringati Hari Bakti TNI AU ke-71, KSAU Ziarah ke Monumen Ngoto

Ziarah tersebut diawali dengan upacara militer dan diakhiri dengan penaburan bunga di makam Agustinus Adisutjipto dan Abdulrachman Saleh

Tribunnews.com/Wahyu Firmansyah
Memperingati Hari Bakti Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) ke-71, Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Yuyu Sutisna berziarah ke Monumen Ngoto bersama dengan rombongan 

Laporan wartawan tribunnews.com, Wahyu Firmansyah

TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA - Memperingati Hari Bakti ke-71 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU), Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Yuyu Sutisna berziarah ke Monumen Ngoto bersama dengan rombongan.

Ziarah tersebut diawali dengan upacara militer dan diakhiri dengan penaburan bunga di makam Agustinus Adisutjipto dan Abdulrachman Saleh.

Baca: Dianggap Terlalu Berambisi AHY Cawapres, SBY Disarankan Teladani Sikap Megawati

Monumen Ngoto menjadi monumen perjuangan TNI AU karena pada tanggal 29 Juli 1947 merupakan peristiwa bersejarah gugurnya tiga pahlawan yang juga perintis TNI AU, yakni Agustinus Adisutjipto, Abdulrachman Saleh dan Adi Sumarmo Wiryokusumo.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau), Marsekal Pertama Novyan Samyoga mengatakan, dalam rangka kegiatan hari bakti TNI Angkatan Udara melakukan ziarah ke makam Agustinus Adisutjipto dan Abdulrahman Saleh.

"Baru saja kita mengikuti acara ziarah di monumen ngoto ini dimana disini disemayamkan pahlawan TNI Angkatan Udara yaitu bapak Adisutjipto dan bapak Prof Abdulrahman Saleh," ujar Samyoga di Monumen Ngoto, Bantul, Yogyakarta, Sabtu (28/7/2018).

Komodor muda udara Agustinus Adisutjipto, Komodor muda udara Abdulrachman Saleh, dan Opsir muda udara Adi Sumarmo Wirjokusumo gugur saat membawa pesawat Dakota VT-CLA yang membawa obat-obatan.

"Beliau gugur ketika melaksanakan tugas membawa pesawat dakota yang berisi obat-obatan dan ternyata ditembak jatuh oleh belanda," katanya.

Samyoga mengatakan bangsa Indonesia diliputi suasana duka yang mendalam, untuk mengenang dan mengabadikan peristiwa bersejarah tersebut, sejak tanggal 29 Juli 1955 diperingati sebagai Hari Berkabung AURI.

"Ini merupakan kehilangan bagi kita dan sekaligus juga wujud dari bakti TNI Angkatan Udara kepada Bangsa dan Negara," ujar Samyoga.

Baca: Pertahanan Keamanan Indonesia di Era Kepemimpinan Jokowi Terus Diperkuat

Kemudian pada 29 Juli 1962 diubah menjadi Hari Bakti TNI AU dan diperingati secara terpusat di Pangkalan Udara Adisutjipto.

Monumen ngoto merupakan tempat jatuhnya pesawat Dakota VT-CLA dan sejak tanggal 17 Juli 2000 Monumen Ngoto menjadi Monumen Perjuangan TNI Angkatan Udara.

Berita Populer
Penulis: wahyu firmansyah
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved