Pilpres 2019

Partai Berkarya Usung Nama Capres yang Benar-benar Diinginkan oleh Rakyat

Partai Berkarya bentukan Tommy Soeharto belum menentukan sikap politiknya terkait dukungan terhadap calon presiden dan wakil presiden 2019.

Tribunnews.com/Ilham Ryan Pratama
Koordinator Komando Daerah Pemilihan (Kodapil) Partai Berkarya, Titiek Soeharto. TRIBUNNEWS.COM/ILHAM RYAN PRATAMA 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih membuka pendaftaran bagi calon presiden dan calon wakil presiden untuk berlaga di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Melihat pergerakan beberapa elit partai politik belakangan ini, dipercayai akan terjadi 'pertandingan ulang' antara Joko Widodo melawan Prabowo Subianto.

Antara Jokowi dan Prabowo, keduanya sama-sama mendapat dukungan dari partai-partai dengan nama besar.

Sebut saja PDI-P, PKB, serta PPP yang berada di kubu Jokowi.

Sedangkan, di lain sisi, Gerindra, PKS, Partai Demokrat, dan PAN, telah mengusung nama Prabowo di Pilpres 2019 nanti.

Lalu bagaimana dengan geliat partai-partai baru peserta Pemilu 2019?

Baca: KPU RI Dijadwalkan Kumpulkan Perwakilan Parpol Peserta Pemilu 2019

Tidak seperti PSI, yang sudah dengan yakin menyatakan dukungannya terhadap Jokowi. Partai Berkarya bentukan Tommy Soeharto belum menentukan sikap politiknya.

"Kita belum bisa kasih tahu sekarang. Mudah-mudahan secepatnya kita bisa kasih tahu. Kita juga masih lihat-lihat,” tegas Koordinator Komando Daerah Pemilihan (Kodapil) Partai Berkarya, Titiek Soeharto, di kawasan Palmerah, Jakarta Pusat, Kamis (2/8/2018).

Titiek menerangkan, Partai Berkarya bakal mengusung nama capres yang benar-benar diinginkan oleh rakyat.

Menurut Titiek, kondisi Indonesia saat ini memerlukan sosok pemimpin yang dapat membawa angin segar dalam hal perubahan.

Jika pada Pilpres 2019 nanti benar-benar terjadi 'rematch' antara Jokowi dan Prabowo, bisa jadi pernyataannya tersebut adalah tanda dukungan sinyal kepada Prabowo yang juga mantan suaminya.

"Yang dipilih oleh rakyat, yang mayoritas rakyat menginginkan itu. Yang bisa memberikan perubahan kebaikan bangsa ini. Kita lihat sekarang keadaan kita sangat memprihatinkan. Mudah-mudahan kita mendapat pemimpin yang bisa memperbaiki ini semua," kata Titiek.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved