Ditutup Panglima TNI, Transaksi Gebyar Karya Pertiwi Capai Rp 7,4 Miliar

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menutup‎ acara Gebyar Karya Pertiwi ‎yang berlangsung selama tiga hari di Balai Sudirman, Jakarta, Sabtu (8/9/201

Ditutup Panglima TNI, Transaksi Gebyar Karya Pertiwi Capai Rp 7,4 Miliar
Tribunnews.com/Seno
Acara Gebyar Karya Pertiwi dengan tema “Menuju Wirausaha Mandiri Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga”, bertujuan untuk menggali potensi keterampilan istri Prajurit TNI dan keluarganya. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menutup‎ acara Gebyar Karya Pertiwi ‎yang berlangsung selama tiga hari di Balai Sudirman, Jakarta, Sabtu (8/9/2018).

Acara yang berlangsung pada 6 September hingga 8 September, memamerkan berbagai produk unggulan dan mampu mencatat nilai transaksi sebesar Rp 7,4 miliar.

Baca: JAMAN Pertanyakan Sikap Anggota Fraksi Golkar di Komisi 7 DPR

Dalam acara penutupan, Hadi berharap acara Gebyar Karya Pertiwi dapat menjaga budaya dan kearifan lokal, sehingga tidak tergerus oleh arus globalisasi.

"Pameran ini membuka betapa indahnya kekayaan yang dimiliki Indonesia, serta membuka wawasan dunia karena yang hadir dengan Atase Pertahanan," ujar Hadi.

Selain mengapresiasi Gebyar Karya Pertiwi, Hadi pun menyampaikan candaannya atas dirilisnya website nayakapertiwi.com‎ untuk menjadi wadah karya istri prajurit.

"Jadi ibu-ibu tidak minta uang ke bapak-bapaknya lagi, jadinya ada bukalapak nayakapertiwi.com, bapak-bapak enggak usah pusing karena ibunya janji enggak minta duit lagi ke bapaknya," canda Hadi disambut tawa.

Gebyar Karya Pertiwidiprakasai oleh Ketua Umum Dharma Pertiwi Nanny Hadi Tjahjanto, yang pertama kali dilaksanakan dan digelar dalam rangka memperingati HUT TNI ke-73 tahun 2018.

Kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari dan diisi dengan bazar produk-produk dari Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), serta pertunjukan seni dan budaya yang berasal dari Indonesia dan negara lain.

Acara Gebyar Karya Pertiwi dengan tema “Menuju Wirausaha Mandiri Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga”, bertujuan untuk menggali potensi keterampilan istri Prajurit TNI dan keluarganya.

Kemudian, meningkatkan dan mengembangkan wirausaha Prajurit TNI dan keluarganya serta usaha binaan yang dilakukan oleh TNI, dan menambah wawasan Prajurit TNI beserta keluarganya di bidang kewirausahaan sehingga dengan usaha mandiri bisa meningkatkan kesejahteraan keluarga prajurit TNI.

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved