Gempa di Sulteng

BNPB: 122 Warga Negara Asing Berhasil Dievakuasi ke Luar Palu dan Donggala

Dari 122 WNA, sebanyak 120 orang sudah teridentifikasi sedangkan 2 orang belum diketahui.

BNPB: 122 Warga Negara Asing Berhasil Dievakuasi ke Luar Palu dan Donggala
Puspen TNI/Puspen TNI
Pesawat Hercules C-130 milik TNI Angkatan Udara mengangkut 100 Prajurit Korps Paskhas dengan berbagai kualifikasi, seperti Pengatur Lalu Lintas Udara, Meteorologi, Pengendalian Pangkalan, Kesehatan dan SAR berikut tiga buah genset menuju Palu dan Donggala, yang diberangkatkan oleh Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M. melalui Lanud Halim Perdanakusuma Jaktim, Minggu (30/9/2018). (PUSPEN TNI) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - BNPB mencatat sebanyak 122 warga negara asing (WNA) sudah berhasil dievakuasi ke luar wilayah Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah pasca gempa dan tsunami.

Dari 122 WNA, sebanyak 120 orang sudah teridentifikasi sedangkan 2 orang belum diketahui.

"Dua orang yang belum diketahui berasal dari Korea dan Belgia," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, saat jumpa pers di Kominfo, Jakarta Pusat, Selasa (2/10/2018).

Baca: BNPB: Indonesia Selektif Menerima Bantuan Asing

Sutopo mengatakan proses evakuasi terus berjalan.

Namun Sutopo menyebut ada pula 2 warga Thailand yang tidak mau dievakuasi karena alasan pribadi.

" Ada 2 warga Thailand dari total 30 orang yang nggak mau dievakuasi yang karena alasan pribadi tetap ada di Donggala dan Palu. Kita nggak bisa maksa," ungkapnya.

Sementara BNPB mencatat hingga Selasa (2/10/2018) siang sebanyak 1234 orang meninggal dunia akibat dari gempabumi dan tsunami yang terjadi di Sulawesi Tengah, pada Jumat (28/9/2018).

"1234 meninggal dunia. Tersebar di 109 titik. Data resmi 1234 proses identifikasi," ujar Sutopo saat jumpa pers Update Penanganan Bencana Gempa dan Tsunami di Kota Palu dan Donggala di Gedung BNPB, Jakarta, Selasa (2/10/2018).

Penulis: Yanuar Nurcholis Majid
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved