Breaking News:

Polemik Ratna Sarumpaet

Polisi Didesak Bongkar Kasus Penganiayaan Terhadap Ratna Sarumpaet

Ferdinand Hutahaean mendesak pihak kepolisian mengusut peristiwa pemukulan terhadap aktivis perempuan Ratna Sarumpaet.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
Tribunnews.com/Rina Ayu
Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean 

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Bidang Advokasi dan Hukum Demokrat Ferdinand Hutahaean mendesak pihak kepolisian mengusut peristiwa pemukulan terhadap aktivis perempuan Ratna Sarumpaet.

Sebelumnya Ratna dikabarkan dipukuli hinga wajahnya lebam dan dirawat di rumah sakit.

"Kami mendesak Polisi untuk bisa segera menemukan pelakunya dan membongkar motifnya, mengapa Ratna seorang aktivis dan anggota tim pemenangan Prabowo Sandi bisa mengalami kejadian penganiayaan seperti ini," ujar Ferdinand kepada wartawan, Selasa (1/10/2018).

Baca: Pria Ini Ungkap Dahsyatnya Gempa yang Terjadi di Palu, Jalan Aspal Tiba-tiba Menekuk

Menurut Ferdinand jangan sampai pemukulan tersebut disebabkan karena aktivitas politik Ratna Sarumpaet.

Karena apabila pemukulan tersebut terkait pilihan politik Ratna yang kerap lantang mengkritisi pemerintah, maka menurutnya Indonesia sudah jauh dari rasa aman.

"Apabila ini terkait aktifitas politiknya, maka sungguh negeri ini semakin jauh dari rasa aman dan demokrasi semakin mati," katanya.

Baca: Ratna Sarumpaet Dipukuli hingga Babak Belur, Rachel Maryam: Beliau Ketakutan dan Trauma

Sebelumnya aktivis perempuan Ratna Sarumpaet dikabarkan dipukuli orang tidak dikenal.

Beredar di jejaring sosial foto wajah Ratna Sarumpat dengan muka penuh lebam dan luka.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak membenarkan foto tersebut.

Baca: Ratna Sarumpaet Babak Belur Dipukuli Orang Tak Dikenal, Ferdinand Hutahaean: Gila Edan !

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved