Polemik Ratna Sarumpaet
Kubu Jokowi Apresiasi Massa Alumni 212 yang Mengawal Amien Rais
"Tidak masalah karena tidak ada yang menyimpulkan situasi anarkis. Untuk itu kami apresiasi sahabat-sahabat elemen PA 212,"
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim Kampanye Nasional Jokowi-Mar'uf mengapresiasi tertibnya massa Alumni 212 saat mengawal Ketua Majelis Kehormatan Partai Amanat Nasional, Amien Rais, menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya sebagai saksi kasus bohong Ratna Sarumpaet.
"Tidak masalah karena tidak ada yang menyimpulkan situasi anarkis. Untuk itu kami apresiasi sahabat-sahabat elemen PA 212 yang mengawal dengan cukup tertib," ujar Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Arsul Sani, di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (10/10/2018).
Baca: Pujian untuk Saddil Ramdani dan Luthfi Kamal dari Pelatih Arab Saudi
Arsul pun menyoroti pernyataan Amien Rais yang merasa dimuliakan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.
Artinya, ucap Arsul, proses pemeriksaan tidak hanya berjalan sesuai koridor hukum tapi juga memberikan perlakuan yang menghormati Amien Rais sebagai seorang warga negara yang menunaikan kewajiban hukumnya.
"Tentu ini membantah dengan sendirinya jika pemanggilan Amiem sebagai saksi itu merupakan paksaan dari penyidik dan kemudian merupakan sebuah bentuk politisasi atas sebuah kasus hukum," tutur Arsul.
Baca: Terungkapnya Pesan Kebencian terhadap Jokowi di SMAN 87 Berawal dari Keluhan Orangtua Murid
Sebelumnya, Massa Alumni 212 yang mengawal Amien Rais, langsung melakukan aksi di depan Polda Metro Jaya, tepatnya di Jalan Gatot Subroto, Jakarta.
Massa yang menggunakan mobil komando tiba sejak pukul 10.00 WIB.
Kehadiran mereka sempat membuat arus lalu lintas agak tersendat di Polda Metro Jaya.
Baca: Eggi Sudjana Sebut Saat Pemeriksaan Amien Rais Diperlakukan Sangat Baik, Dihormati, dan Dimuliakan
Mereka pun diarahkan melakukan aksinya di kawasan Polda Metro Jaya arah Jalan Jenderal Sudirman.
"Kita kawal bapak reformasi kita," seru orator dari atas mobil komando.
Massa aksi berjanji akan melakulan aksi dengan tertib. Mereka memastikan aksinya tak akan menggangu aktivitas masyatakat.
"Kami terkejut Bapak Amien Rais dipanggil atas laporan polisi," ucap orator.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/arsul-sani_20180914_124658.jpg)