Kinerja Jokowi

Moeldoko: Masalah HAM Semuanya Pasti akan Diselesaikan

"Semuanya pasti akan diselesaikan. Para pegiat HAM, para korban HAM, keluarganya kita terima dengan baik di Istana," ujar Moeldoko

Moeldoko: Masalah HAM Semuanya Pasti akan Diselesaikan
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Massa yang tergabung dalam Perempuan Mahardhika dan berbagai organisasi buruh menggelar aksi demonstrasi damai di Taman Pandang Istana, Jakarta, Selasa (8/5/2018). Memperingati 25 tahun kematian Marsinah, mereka menuntut agar kasus Marsinah dijadikan sebagai kasus pelanggaran HAM (Hak Asasi Manusi). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Selama empat tahun masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo, agenda penegakan hak asasi manusia dinilai tidak mengalami perubahan.

Salah satu indikatornya adalah penuntasan sejumlah kasus pelanggaran berat HAM masa lalu yang tak kunjung direalisasikan.

Baca: Prabowo Diduga Saksi Pelanggaran HAM, Ferdinand Hutahaean Tantang Presiden Lakukan Penyelidikan

Padahal, Jokowi sempat berkomitmen menyelesaikan kasus-kasus pelanggaran HAM berat masa lalu, yang tercantum dalam visi, misi, dan program aksi yang dikenal dengan sebutan Nawa Cita.

Delapan kasus pelanggaran HAM masa lalu di antaranya, kasus kerusuhan Mei 1998, Kasus Trisaksi, Semanggi I, Semanggi II, kasus penghilangan paksa, kasus Talangsari, Tanjung Priuk, dan Tragedi 1965.

Menanggapi hal itu, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan, masalah-masalah HAM akan diselesaikan.

"Semuanya pasti akan diselesaikan. Para pegiat HAM, para korban HAM, keluarganya kita terima dengan baik di Istana," ujar Moeldoko di Tzu Chi Center, Jakarta Utara, Minggu (21/10/2018).

Menurut Moeldoko, pemerintah serius mengentaskan kasus pelanggaran HAM di masa lalu. Tapi untuk menuntaskan pelanggaran HAM, ucap Moeleoko, pemerintah membutuhkan waktu.

“Intinya pemerintah saat ini tidak menghentikan proses sepanjang itu. Bahwanya proses itu memerlukan waktu, iya. Karena apa? Karena banyak unsur yang harus dipenuhi,” tutur Moelodoko.

Moeldoko menerangkan, pemerintah telay mengundang penggiat HAM dan korban HAM bertemu Presiden Jokowi di Istana. Mereka telah dipertemukan dengan Menkopolhukam Wiranto dan pihak kejaksaan.

Halaman
12
Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved