Pengacara Lucas dan Dina Soraya Didakwa Membantu Pelarian Eddy Sindoro

Pengacara Lucas didakwa bersama-sama dengan Dina Soraya merintangi penyidikan terhadap mantan petinggi Lippo Group Eddy Sindoro.

Pengacara Lucas dan Dina Soraya Didakwa Membantu Pelarian Eddy Sindoro
TRIBUNNEWS.COM/Ilham Rian Pratama
Pengacara Lucas (LCS) baru saja ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus dugaan merintangi proses hukum terkait kasus dugaan suap penanganan perkara yang menjerat petinggi Lippo Group, Eddy Sindoro (ESI) di PN Jakarta Pusat 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengacara Lucas didakwa bersama-sama dengan Dina Soraya merintangi penyidikan terhadap mantan petinggi Lippo Group Eddy Sindoro.

Dalam surat dakwaan yang dibacakan oleh jaksa KPK, Rabu (7/11/2018), Lucas diduga menyarankan Eddy Sindoro selaku tersangka untuk tidak kembali ke Indonesia.

Lucas juga didakwa membantu mengupayakan Eddy Sindoro masuk dan keluar wilayah Indonesia tanpa pemeriksaan imigrasi untuk menghindari proses hukum di KPK.

"Terdakwa telah melakukan atau turut serta melakukan dengan sengaja mencegah, merintangi, atau ‎menggagalkan secara langsung penyidikan terhadap tersangka ataupun para saksi dalam perkara korupsi," ucap Jaksa Abdul Basir di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Abdul Basir menjelaskan, hal ini diawali penetapan tersangka pada Eddy Sindoro dalam kasus dugaan suap pengurusan sejumlah perkara Lippo Group yang sedang berproses di Pengadilan negeri Jakarta Pusat, pada 21 November 2016 silam.

Atas hal itu, ‎KPK juga mencegah Eddy Sindoro bepergian ke luar negeri. Eddy yang sedang berada di luar negeri berencana memenuhi panggilan pemeriksaan sebagai tersangka pada 4 Desember 2016.

Eddy kemudian menghubungi Lucas untuk menghadapi proses hukum di KPK. ‎Namun, Lucas malah menyarankan Eddy Sindoro tidak kembali ke Indonesia.

"Terdakwa juga menyarankan Eddy Sindoro melepas status ‎Warga Negara Indonesia (WNI) dan membuat paspor negara lain agar dapat melepaskan diri dari proses hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi. Untuk itu, terdakwa akan membantunya," tegas Jaksa Abdul Basir.

Alhasil, Lucas diduga dibantu Chua Chwee Chye alias Jimmy ‎membuat paspor palsu untuk Eddy Sindoro.

Eddy menggunakan paspor palsu tersebut untuk terbang dari Bangkok ke Malaysia. Paspor palsu itu diketahui oleh petugas imigrasi Malaysia yang kemudian, Eddy ditangkap oleh imigrasi setempat.

Halaman
12
Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved