Senin, 18 Mei 2026

Pesan Jenderal Mulyono Kepada Purnawirawan Perwira Tinggi TNI AD Jelang Pemilu 2019

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono mengimbau para Perwira Tinggi TNI AD yang sudah purna tugas dari dunia kemiliteran.

Tayang:
Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda
Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Minggu (11/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, MAGELANG - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono mengimbau para Perwira Tinggi TNI AD yang sudah purna tugas dari dunia kemiliteran dan masuk dunia politik untuk menjaga kondisi bangsa.

Mulyono mengatakan, purnawirawan perwira tinggi TNI AD masih bisa berkontribusi dalam menjaga kondisi bangsa dan memberikan aspirasi yang baik bagi keutuhan bangsa.

Baca: Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di Piala AFF 2018: Peluang Lolos Masih Terbuka

Hal itu disampaikan Mulyono usai mewisuda 131 perwira tinggi TNI AD di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Minggu (11/11/2018).

"Yang kita imbau tetap disalurkan sesuai dengan aspirasi politik yang benar yang membuat situasi kondusif," kata Mulyono.

Mulyono juga menekankan apabila ada perwira tinggi TNI AD yang ingin menyalurkan aspirasi dalam bentuk apapun untuk tetap menciptakan kondisi yang kondusif , bukan malah memecah belah bangsa.

Terlebih, telah bebas tugas dari dunia kemiliteran dan saat ini sudah menjadi warga sipil.

Baca: Fakta soal Lagu Kolaborasi Steve Aoki dan BTS, Waste It On Me, yang Tak Banyak Orang Tahu

"Beliau kan sedang sipil beliau mau menyalurkan aspirasi politiknya itu haknya beliau, tapi profesi seperti itu beliau mau terjun ke profesinya ya monggosilahkan," jelas Moelyono.

Dalam sambutannya saat acara wisuda perwira tinggi TNI AD, ia juga mengimbau seluruh jajaran TNI AD untuk tetap menjaga netralitas menjelang Pemilu dan Pilpres 2019.

Baca: Pihak Lion Air Group: Santunan Asuransi bagi Korban Diberikan Usai Proses Identifikasi Selesai

"Sesuai tugas dan kapasitasnya, TNI AD akan turut membantu, mengawal dan menjaga pelaksanaan pesta demokrasi ini guna menjamin ketertiban dan kenyamanan rakyat dalam menggunakan hak-hak politiknya," kata Mulyono.

"Masa-masa ini juga merupakan momen pembuktian atas Netralitas TNI yang menjadi komitmen Bangsa, serta sebagai salah satu indikator demokrasi Bangsa yang sehat," tambahnya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved