Kasus Suap PK

Empat Anggota Polri Mangkir Dari Pemeriksaan KPK Terkait Kasus Suap Eddy Sindoro

KPK mengonfirmasi ketidakhadiran empat anggota Polri terkait penyidikan dugaan kasus suap yang menyeret nama Eddy Sindoro.

Empat Anggota Polri Mangkir Dari Pemeriksaan KPK Terkait Kasus Suap Eddy Sindoro
Tribunnews.com/ Ria Anatasia
Febri Diansyah di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (24/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi ketidakhadiran empat anggota Polri terkait penyidikan dugaan kasus suap yang menyeret nama Eddy Sindoro.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan pihaknya belum mendapatkan keterangan terkait ketidakhadiran empat anggota Polri tersebut.

"Sampai sore ini, empat orang anggota Polri yang dulu pernah menjadi ajudan Nurhadi tidak datang. Belum diperoleh informasi alasan ketidakhadiran," ujar Febri di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (14/11/2018).

Baca: Presiden Jokowi Dukung Penuh Perdamaian di Semenanjung Korea

Menurut dia, KPK sebelumnya telah mengirimkan surat kepada Kapolri melalui Kadiv Propam Polri terkait permintaan kehadiran empat anggota Polri tersebut dalam pemeriksaan.

Febri mengatakan, KPK berencana akan melakukan pemanggilan ulangi karena keterangan keempat Anggota Polri tersebut dibutuhkan dalam penyidikan kasus Eddy Sindoro.

Baca: Pengacara Lucas Protes Rekeningnya Diblokir KPK

"Kami percaya Polri akan membantu pelaksanaan tugas KPK, khususnya untuk pemeriksaan saksi ini. Koordinasi lebih lanjut akan dilakukan," katanya.

Sekadar informasi, KPK telah memeriksa Nurhadi pada Selasa (6/11/2018) lalu sebagai saksi untuk tersangka Eddy Sindoro dalam penyidikan kasus suap terkait pengajuan Peninjauan Kembali (PK) pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat.

Sebelumnya, tersangka Eddy Sindoro telah menyerahkan diri ke KPK pada Jumat (12/10/2018), setelah sebelumnya sejak April 2016 sudah tidak berada di Indonesia.

KPK sudah menetapkan Eddy Sindoro sebagai tersangka sejak November 2016 lalu.

Halaman
12
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved