Jusuf Kalla Anggap Wajar Komentar Prabowo Soal Rencana Pemindahan Kedubes Australia ke Yerusalem

Jusuf Kalla mengatakan, komentar Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto terkait pemindahan Kedubes Australia ke Yerusallem merupakan hal wajar.

Jusuf Kalla Anggap Wajar Komentar Prabowo Soal Rencana Pemindahan Kedubes Australia ke Yerusalem
Tribunnews.com/ Rina Ayu
Wakil Presiden Jusuf Kalla yang ditemui di Istana Wakil Presiden, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (23/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, komentar Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto terkait pemindahan Kedubes Australia ke Yerusallem merupakan hal wajar.

Alasannya, Prabowo Subianto saat ini berada dipihak oposisi.

Menurut Jusuf Kalla berbeda halnya jika calon presiden nomor urutan 02 tersebut berasal dari anggota Partai Golkar yang masuk dalam partai pendukung tentu bisa ditegur.

Baca: Pak Prabowo Masih Belum Move On Dari Cara Pandang Tata Kelola Kekuasaan Otoriter Orde Baru

"Itu kan pandangan politik dan namanya oposisi dia tidak perlu ikut pemerintah kan. Kecuali kalau dia Partai Golkar ya bisa ditegur," kata Jusuf Kalla di Istana Wakil Presiden, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (23/11/2018).

Baca: Gugat Cerai Gading Marten, Gisella Anastasia: Jangan Berasumsi Aneh-aneh

Lanjut Jusuf Kalla, sikap perorangan maupun partai politik dalam menyikapi satu persoalan tak mesti sama dengan sikap pemerintah dan semua diserahkan kepada masyarakat yang menilai.

Diketahui, Pemerintah Indonesia tegas menolak keras rencana pemindahan Kedubes Australia ke Yerusallem.

Baca: Sepasang Kekasih Tersangka Kasus Mayat Dalam Lemari di Mampang Peragakan 13 Adegan Saat Rekonstruksi

"Kalau namanya oposisi, ya pendapat-pendapat politiknya tidak bisa kita ditegur. Tidak harus sama dengan pemerintah. Nanti masyarakat menilai. Partai A begini sikapnya. Partai B begini. Masyarakat menilai, bukan pemerintah," jelas dia.

Baca: Kans PSM, Persija, dan Persib Main di Piala AFC, Runner Up Liga 1 Pastikan Satu Tempat di Grup H

Sebelumnya, Prabowo Subianto usai menghadiri forum ekonomi beberapa waktu lalu, menyatakan, menghormati keputusan negara Kangguru itu untuk memindahkan kedutaan besarnya.

Baca: PDIP: Pengangkatan KSAD Memang untuk Politik Pertahanan

Dihadapan wartawan asing, ia menghargai keputusan itu karena negara Australia merupakan negara independen dan berdaulat.

"Maka kita harus menghormati kedaulatan mereka," kata Prabowo, di hotel kawasan Jakarta Pusat, Rabu (21/11/2018).

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved