Pembantaian Pekerja di Papua

Aparat TNI-Polri Diserang KKB Saat Evakuasi Jenazah di Puncak Kabo Papua, Anggota Brimob Tertembak

Tim gabungan TNI-Polri diserang KKB Papua saat akan mengevakuasi belasan korban tewas.

Aparat TNI-Polri Diserang KKB Saat Evakuasi Jenazah di Puncak Kabo Papua, Anggota Brimob Tertembak
Grafis Tribun-Video/ Alfin Wahyu
31 pekerja pembangunan jembatan dan jalan di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, ditembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Minggu (2/12/2018). 

TRIBUNNEWS.COM -- Proses evakuasi jenazah para pekerja yang tewas ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) rupanya tidak mudah.

Bahkan, aparat gabungan TNI dan Polri yang hendak melakukan evakuasi korban diserang KKB saat berada di dalam hutan di kawasan distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, pada Rabu (6/12/2018) kemarin.

Seorang anggota Brimob terluka terkena tembakan kelompok KKB.

Hari ini, Kamis (6/12/2018) rencananya aparat akan melakukan evakuasi terhadap 15 jenazah korban pembantaian di Nduga, Papua.

Wakil Kepala Penerangan Kodam (Wakapendam) XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Dax Sianturi mengatakan, sebanyak 15 jenazah ini ditemukan tim gabungan TNI-Polri di Puncak Kabo, Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, pada Rabu (5/12/2018).

"Rencana dievakuasi hari ini menggunakan pesawat heli. Tapi tergantung cuaca dan mempertimbangkan aspek keamanan," kata Dax seperti dikutip TribunnewsBogor.com dari Kompas.com.

Ia menjelaskan, 15 jenazah ini ditemukan saat tim gabungan TNI dan Polri melakukan penyisiran dan pengejaran.

Kapolda Papua, Irjen Pol Martuani Sormin Siregar melihat langsung proses evakuasi anggota Brimob Bharatu Wahyu saat tiba di Wamena, Kabupaten Jayawijaya.
Kapolda Papua, Irjen Pol Martuani Sormin Siregar melihat langsung proses evakuasi anggota Brimob Bharatu Wahyu saat tiba di Wamena, Kabupaten Jayawijaya. (John Roy Purba/Istimewa)

Dalam operasi ini, sambung dia, ditemukan pula satu orang yang selamat yang berada di pos TNI Mbua.

Satu orang yang ditemukan selamat dalam kondisi lemas atas nama Johny Arung.

"Saat ini yang sudah fix ditemukan adalah 15 jenazah di distrik Yigi," kata Dax.

BACA SELENGKAPNYA =====>>>

Editor: widi henaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved