Breaking News:

Mitra Pengemudi Laporkan Grab ke Komisi Pengawas Persaingan Usaha

Grab dilaporkan ke Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) oleh mitra pengemudinya atas tuduhan dugaan pelanggaran kemitraan.

KOMPAS IMAGES
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Grab dilaporkan ke Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) oleh mitra pengemudinya.

Pelaporan dilakukan para mitra pengemudi atas tuduhan dugaan pelanggaran kemitraan.

Kepada pers di Jakarta, Rabu (12/11/2018), Komisioner KPPU Guntur Syahputra, mengatakan laporan terkait pelanggaran kemitraan tersebut terjadi di Medan, Sumatera Utara.

Sebelum pelaporan dilakukan, para mitra pengemudi pun menurutnya sempat berdemo di depan Kantor KPPU Medan pada Oktober 2018.

Dalam aksinya tersebut para mitra pengemudi menuntut ada perhatian khusus terkait pelanggaran.

Baca: Ada Harapan Ahok Masuk Kabinet Jokowi, PDI-P: Pak Jokowi Menang Dulu, Baru Ahok

Menurut Guntur pihaknya saat ini sudah menerima laporan dari mitra pengemudi Grab tersebut.

"Sudah masuk pada tahap penelitian," ujar Guntur.

Menurut dia, dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro Kecil Menengah, KPPU memang berwenang melakukan pengawasan terhadap kemitraan yang berpotensi menyalahgunakan posisi tawar.

Baca: Persib Bandung Pecat Mario Gomez, Simon McMenemy Dikabarkan Masuk Kandidat Pelatih Baru

Lanjut dia, sebagai pelaku usaha besar dengan posisi dominan, aplikator dilarang menguasai pengambilan keputusan terhadap mitra pengemudinya yang diposisikan sebagai pelaku usaha kecil.

Jika memang terbukti terjadi skema kemitraan yang menyalahgunakan atau abusif dan merugikan mitra lebih kecil, KPPU menurutnya tidak segan akan memberikan sanksi berat.

Halaman
12
Berita Populer
Editor: Adi Suhendi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved