BNN Gagalkan Penyelundupan 15.410 Butir Ekstasi Jaringan Tanjung Pinang - Surabaya - Jakarta

Tim gabungan BNN dan Bea Cukai mengungkap 4 tersangka anggota jaringan sindikat narkotika dengan total barang bukti ekstasi sebanyak 15.410 butir.

BNN Gagalkan Penyelundupan 15.410 Butir Ekstasi Jaringan Tanjung Pinang - Surabaya - Jakarta
Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda
Direktur Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN), Arman Depari membeberkan kronologi penangkapan saat merilis barang bukti dan tersangka di Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (12/12/2018). TRIBUNNEWS.COM/FRANSISKUS ADHIYUDA 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Bea Cukai berhasil mengungkap empat orang tersangka anggota jaringan sindikat narkotika dengan total barang bukti ekstasi sebanyak 15.410 butir di Jakarta dan Surabaya pada 2 Desember 2018 lalu.

Pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja sama BNN dengan Bea Cukai pusat, Bea Cukai Tanjung Pinang, Bea Cukai Jawa Timur dan Bea Cukai Tanjung Perak.

Direktur Pemberantasan BNN, Arman Depari membeberkan kronologis penangkapan saat merilis barang bukti dan tersangka di Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (12/12/2018).

Awalnya, kata Arman, tim BNN mendapatkan informasi tentang adanya penyelundupan ekstasi yang berasal dari Belanda yang masuk melalui Port Klang, Malaysia menuju Tanjung Pinang.

Selanjutnya tim berkoordinasi dengan tim Bea Cukai pusat dan Bea Cukai Tanjung Pinang untuk melakukan penyelidikan.

Baca: Rumah Orang Tua Juru Parkir di Ciracas Dirusak Puluhan Orang Tak Dikenal

"Berdasarkan informasi yang didapatkan, para tersangka berlayar membawa narkotika menggunakan Kapal Umsini dari Tanjung Pinang menuju Surabaya," kata Arman.

Pada 2 Desember 2018, kapal Umsini bersandar di Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"Petugas gabungan akhrrnya berhasil mengamankan tiga tersangka antara lain SP, FM, dan AS beserta 11 bungkus ekstasi sebanyak 15.410 butir. Ketiga tersangka tersebut dikendalikan oleh seseorang di Kendan," ungkap Arman.

Dari penangkapan ini, diketahui bahwa modus yang mereka gunakan adalah menempelkan sebagian bungkus berisi ekstasi ini di badan salah satu tersangka dengan menggunakan korset.

Halaman
12
Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved