ilpres 2019

TKN Antisipasi Celah Kelemahan Jokowi saat Debat Pilpres 2019

erutama di bidang pemberantasan korupsi yang juga masuk dalam materi debat capres-cawapres yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU)

TKN Antisipasi Celah Kelemahan Jokowi saat Debat Pilpres 2019
Twitter/Kolase
Prabowo-Sandiaga dan Jokowi-Maruf Amin 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Bendahara Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin, Jazilul Fawaid mengakui ada materi yang bisa menjadi celah kelemahan Jokowi-Ma'ruf Amij saat debat capres-cawapres.

TKN pun mulai mengantisipasi potensi celah itu.

"Tentu selalu ada celah tetapi kita harus mengantisipasi. Misalnya dianggap terlalu cepat membubarkan HTI misalnya. Itu kaitannya dengan radikalisme, dengan terorisme, dengan penggantian ideologi," ujar Jazilul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/12/2018).

Ketua DPP PKB itu mengungkapkan TKN juga sudah melakukan pemetaan materi debat.

Kemudian akan mengundang pakar untuk melakukan diskusi terkait materi debat.

"Pasti Pak Jokowi terbiasa menerima masukan dan berdiskusi pada topik-topik yang ada," katanya.

Meski begitu, Jazilul menilai Jokowi telah sukses melakukan beberapa hal.

Terutama di bidang pemberantasan korupsi yang juga masuk dalam materi debat capres-cawapres yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Tentu selama ini di era Pak Jokowi memang pemberantasan korupsi cukup luar biasa. Bahkan kalau menurut saya memang gerakan pencegahan dan pemberantasan korupsi melalui regulasi UU bahkan Pak Jokowi mengeluarkan perpres khusus terkait dengan korupsi itu menunjukkan kalau pak Jokowi itu punya visi yang kuat dalam pemberantasan korupsi," tutupnya.

Diketahui, KPU merilis hasil rapat membahas debat Pilpres 2019.

Rapat itu menghasilkan beberapa kesepakatan. Satu di antaranya debat dilakukan sebanyak lima kali dan digelar di Jakarta .

"Jadi dengan mempertimbangkan satu dan lain hal, debat dihelat lima kali dan hanya di Jakarta saja," kata Ketua KPU RI Arief Budiman.

Penulis: chaerul umam
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved