Breaking News:

Anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Laporkan RA dan Ade Armando ke Bareskrim Polri

Anggota Dewan Pengawas (Dewas) BPJS Ketenagakerjaan Syafri Adnan Baharuddin melaporkan mantan stafnya RA dan Ade Armando (AA) ke Bareskrim Polri

Tribunnews.com/ Vincentius Jyestha
Kuasa hukum Anggota Dewan Pengawas (Dewas) BPJS Ketenagakerjaan Syafri Adnan Baharuddin, Memed Adiwinata, di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (7/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Dewan Pengawas (Dewas) BPJS Ketenagakerjaan Syafri Adnan Baharuddin melaporkan mantan stafnya RA dan Ade Armando (AA) ke Bareskrim Polri, Senin (7/1/2019).

Kuasa hukum pelapor, Memed Adiwinata, mengatakan RA dan AA dilaporkan karena dianggap mencemarkan nama baik, memfitnah serta ada dugaan kebohongan yang dilontarkan kepada kliennya.

Pencemaran nama baik dilakukan melalui status WhatsApp dan postingan di Facebook.

Baca: Pemuda di Pamekasan Tewas Tersetrum Saat Mengisi Daya Baterai Handphone di Kamarnya

"Mereka memposting baik di WA statusnya maupun FB, setelah menjustifikasi klien kami tanpa ada klarifikasi, tanpa ada patut diduga, tanpa ada azas praduga tidak bersalah," ujar Memed di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (7/1/2019).

Ia mengatakan pelaporan ke Bareskrim ini sekaligus membuktikan pernyataan dalam konferensi pers sebelumnya.

Baca: Pria di Tangerang Tertembak Senjata Api Rakitannya Sendiri Saat Sedang Mabuk

Pihaknya dalam kesempatan tersebut mengatakan akan membuat satu langkah hukum, paling cepat akhir tahun 2018 dan paling lambat awal tahun 2019.

"Untuk itu, hari ini sudah kami buktikan bahwa klien kami demi kebenaran dan keadilan membuat suatu laporan polisi. (Laporannya, - red) 2 orang, RA dan AA," jelas dia.

Di sisi lain, Memed menyebut kedua terlapor justru melakukan fitnah lantaran dugaan pemerkosaan yang dilaporkan RA terhadap kliennya belum terbukti.

Bahkan, pihak keluarga dari anggota Dewas BPJS Ketenagakerjaan yang merasa dirugikan juga berencana melaporkan hal ini ke kepolisian.

Baca: Berbekal Pengetahuan dari Internet, Pemuda 19 Tahun di Tangerang Selatan Rakit Sendiri Senjata Api

Halaman
12
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved