Breaking News:

OTT Bupati Mesuji

Kronologi OTT KPK di Mesuji: Adik Bupati Ditangkap di Depan Toko Ban

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menguraikan operasi tangkap tangan (OTT) yang terjadi pada Rabu (23/1/2019) hingga Kamis

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Bupati Mesuji Khamami (kedua kiri) dikawal penyidik KPK usai terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT), tiba di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (24/1/2019). KPK menangkap Khamami bersama tujuh orang lainnya di tiga lokasi, yakni Bandar Lampung, Lampung Tengah, dan Mesuji, serta menyita sekardus uang dalam pecahan Rp.100 ribu senilai sekitar Rp.1 Miliar yang diduga terkait korupsi proyek infrastruktur di Dinas PUPR Kabupaten Mesuji. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

"Uang di titipkan di toko ban menunggu TH datang ke toko Ban, dan kemudian uang dipindahkan ke bagasi mobil merah," ujarnya.

Sekira pukul 15.30 WIB tim KPK bergerak ke Jalan Bandar Jaya, Lampung Tengah dan mengamankan K yang merupakan pihak perantara SA.

Pukul 15.50 WIB tim lainnya bergerak ke kantor milik SA di Jalan Harun Tanjung Karang Timur dan mengamankan SA bersama dua orang staf keuangan.

Pada kamis (24/1/2019) sekira pukul 01.00 WIB dini hari, tim menuju ke Rumah Dinas Bupati dan mengamankan Bupati Mesuji Khamami.

Selanjutnya, pukul 06.00 WIB tim mengamankan WS di Kantor Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten.

"Terhadap 11 orang yang diamankan tersebut, tim melakukan pemeriksaan awal di Polres Lampung Tengah, Polres Mesuji, dan Polda Lampung. Hari ini Kamis (24/1/2019) semuanya diterbangkan ke Jakarta dan tiba dalam dua waktu kedatangan sekitar pukul 09.00 WIB dan pukul 15.50 WIB di Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," jelas Basaria.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan Bupati Mesuji Khamami, adik dari Khamami bernama Taufik Hidayat serta Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Wawan Suhendra sebagai tersangka penerima suap.

Sedangkan sebagai tersangka pemberi suap, KPK menetapkan pemilik PT Jasa Promix Nusantara (PT JPN) dan PT Secilia Putri, Sibron Azis dan seorang swasta bernama Kardinal.

Khamami diduga menerima uang sebesar Rp1,28 miliar dari Sibron melalui beberapa perantara.

Pemberian tersebut diduga terkait fee pembangunan proyek-proyek infrastruktur di Kabupaten Mesuji tahun anggaran 2018.

Halaman
123
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved