Banjir dan Longsor

BNPB Sudah Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sulsel

Kepala BNPB, Doni Monardo memberikan bantuan dana siap pakai Rp 1,15 milyar dan logistik senilai Rp 828,9 juta

TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Kondisi Kelurahan Tamanggapa yang terkena banjir terekam dari atas menggunakan kamera Drone, Makassar, Rabu (23/1/19). Ratusan warga terdampak banjir mengungsi ketempat yang aman, karena rumah mereka kembali terendam banjir dengan ketinggian satu hingga dua meter, akibat meluapnya Sungai Tello. (TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, mengaku pihaknya sudah menyalurkan bantuan kepada korban bencana alam di Sulawesi Selatan.

Kepala BNPB, Doni Monardo memberikan bantuan dana siap pakai Rp 1,15 milyar dan logistik senilai Rp 828,9 juta untuk penanganan darurat di Sulawesi Selatan.

Pemberian bantuan itu diterima Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan pada (24/1/2019).

"Dana siap pakai digunakan untuk operasional tanggap darurat bagi BPBD Sulsel, BPBD Gowa, BPBD Jeneponto, BPBD Maros dan BPBD Kota Makassar. Bantuan terus berdatangan dari berbagai pihak," kata Sutopo, Jumat (25/1/2019).

Dia menjelaskan, bantuan logistik berupa tenda gulung 250 lembar, sandang 425 paket, selimut 560 lembar, paket perlengkapan keluarga 100 paket, perlengkapan bayi 202 paket.

Baca: Kajian Bawaslu RI, Tabloid Indonesia Barokah Tak Penuhi Unsur Kampanye

Selain itu, bantuan lainnya meliputi, matras 240 lembar, kantong mayat 30 lembar, karung pasir 300 lembar, makanan siap saji 540 paket, lauk pauk 714 paket, dan makanan tambahan gizi 690 paket.

Pada saat ini, kata dia, banjir sudah surut di beberapa wilayah. Namun, Tim SAR gabungan masih terus melakukan evakuasi, pencarian dan penyelamatan korban.

"BPBD bersama BNPB, TNI, Polri, Basarnas, Kemensos, Kemenkes, Kementerian PU Pera, SKPD, NGO, relawan dan berbagai unsur lainnya terus membantu penanganan darurat," tambahnya.

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved