Breaking News:

Jokowi Senyum-senyum Saat Jelaskan Berita Bohong dan Hoaks Disambut Antusias Warga

Presiden Joko Widodo diteriaki "bohong" saat berpidato di Masjid Agung Al-Barkah, Bekasi, Jumat (25/1/2019).

Tribunnews.com/ Theresia Felisiani
Presiden Jokowi memberikan langsung ?bantuan kelistrikan di Kelurahan Marga Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat (25/1/2019) 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Joko Widodo diteriaki "bohong" saat berpidato di Masjid Agung Al-Barkah, Bekasi, Jumat (25/1/2019).

Awalnya, Presiden Jokowi beserta rombongan menunaikan ibadah shalat Jumat di masjid itu. Usai shalat, Presiden pun melanjutkannya dengan pembagian sertifikat tanah wakaf bagi 204 pihak.

Lambe Hoaks, Cara Kemenkominfo Bidik Kalangan Milenial agar Melek Informasi

Pada penghujung pidatonya, Presiden sekaligus menyampaikan klarifikasi atas sejumlah isu miring yang menerpa dirinya di tahun politik ini.

"Isu-isu ini sudah empat tahun berjalan, saya enggak mau jawab. Saya diem saja. Saya sabar, ya Allah, sabar. Tapi kok isu ini lama-lama berkembang ke mana-mana. Akhirnya ya saya jawab," ujar Jokowi.

Pertama, ia mengklarifikasi isu bahwa ia adalah bagian dari Partai Komunis Indonesia (PKI).

"Pertama, misalnya Presiden Jokowi itu PKI. Ada yang dengar enggak ini?" kata Jokowi.

Mendengar demikian, sejumlah jemaah masjid yang menyaksikan pidato Presiden sontak menjawab pernyataan Jokowi dengan berteriak, "Bohong, Pak."

Ada pula yang berteriak, " Hoaks itu, Pak."

Jokowi menegaskan bahwa isu itu hoaks belaka.

"Saya lahir tahun 1961. PKI dibubarkan tahun 1966. Berarti umur saya baru 4 tahun, masih balita. Enggak ada yang namanya PKI balita," lanjut dia.

Pernyataan Jokowi itu pun mengundang tawa jemaah masjid. Bahkan, ada pula yang kembali berteriak, "Hoaks itu Pak."

Selain mengenai isu PKI, Jokowi juga mengklarifikasi isu miring lainnya yang menerpa dirinya, yakni isu Jokowi anti Islam dan Jokowi antek asing. (Fabian Januarius Kuwado)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Saat Jokowi Diteriaki "Bohong" dan "Hoaks"..."

Editor: Sugiyarto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved