Survei CPCS: Milenial Peduli Isu Korupsi dan Lapangan Kerja

Tri Okta menerangkan, resolusi milenial di tahun politik ini didominasi isu lapangan kerja sebesar 24,1 persen dan isu korupsi 13,2 persen.

Editor: Sanusi
travelwireasia.com
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Survei Center for Political Communication Studies (CPCS) mencatat, isu ekonomi seperti lapangan kerja dan isu politik, yaitu korupsi menjadi kepedulian milenial.

Direktur Eksekutif CPCS Tri Okta menerangkan, resolusi milenial di tahun politik ini didominasi isu lapangan kerja sebesar 24,1 persen dan isu korupsi 13,2 persen.

“Resolusi selanjutnya adalah harapan Indonesia jadi negara maju (11,5 persen), lingkungan hidup (8,3 persen), kualitas pendidikan (5,4 persen), layanan kesehatan (3,8 persen), perumahan (2,1 persen), dan lainnya (16,2 persen),” ujarnya, dalam keterangan tertulis, Selasa (29/1/2019). Sisanya 15,4 persen tidak tahu atau tidak menjawab.

Okta mengatakan, calon presiden nomor urut 01 Jokowi memenangkan Pilpres 2014 lalu dengan janji menciptakan 10 juta lapangan kerja.

Sementara pasangan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno melontarkan janji serupa yaitu penciptaan lapangan kerja dan menurunkan harga kebutuhan pokok.

Baca: Alasan Mengapa Dianjurkan Konsumsi Obat Setelah Makan

“Pilpres kali ini jadi semacam rematch tidak hanya dari sisi kandidat tetapi juga janji politik,” kata Okta.

Okta memaparkan, generasi milenial mencakup mereka yang masih menempuh pendidikan tinggi hingga dunia kerja. Sementara isu korupsi adalah isu politik yang paling dipedulikan, di tengah pandangan bahwa milenial cenderung apolitis.

“Pernyataan Prabowo dalam debat capres bahwa korupsi kecil itu tidak apa-apa bisa menjadi backfire, bisa kehilangan dukungan milenial,” imbuh Okta.

"Dalam debat capres, Jokowi menuding Gerindra banyak menampung calon anggota legislatif mantan terpidana korupsi,” sambungnya.

Tidak hanya Gerindra, caleg-caleg eks-koruptor diketahui ada di hampir semua partai politik, baik di kubu petahana maupun oposisi. Tiga parpol yang bersih dari caleg koruptor adalah Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Persatuan Pembangunan, dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Okta menjelaskan, survei CPCS dilakukan pada 2-11 Januari 2019, dengan jumlah responden 1200 orang mewakili seluruh provinsi. Metode survei adalah multistage random sampling dengan margin of error ±2,9 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen. Pemilih pemula dan milenial yang berusia antara 17 hingga 35 tahun mencakup 34,3 persen responden.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved