Puan Maharani Kenang Sosok Fatmawati Saat Acara HUT Ibu Negara Pertama RI

Puan Maharani, mewakili pemerintah, memberikan sambutannya dalam peringatan Mengenang Hari Ulang Tahun (HUT) Ibu Negara Pertama RI, Fatmawati Soekarno

Puan Maharani Kenang Sosok Fatmawati Saat Acara HUT Ibu Negara Pertama RI
Humas Kemenko PMK
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani, mewakili pemerintah, memberikan sambutannya pada peringatan Mengenang Hari Ulang Tahun (HUT) Ibu Negara Pertama RI, Ibu Fatmawati Soekarno yang Ke-96, di Grand Ballroom the Tribrata, Jakarta, Selasa (5/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani, mewakili pemerintah, memberikan sambutannya dalam peringatan Mengenang Hari Ulang Tahun (HUT) Ibu Negara Pertama RI, Fatmawati Soekarno yang ke-96, di Grand Ballroom the Tribrata, Jakarta, Selasa (5/2/2019).

Putri dari Megawati Soekarnoputri ini mengatakan, hal pertama yang ia ingat dari Fatmawati adalah seseorang yang menjahit bendera Pusaka Merah Putih.

“Ya, Ibu Fatmawati adalah yang menjahit dua kain katun halus yang menjadi bendera Pusaka Indonesia yang dikibarkan saat Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945,” kata Puan dalam keterangan yang diterima Tribunnews.com.

Baca: Gunung Karangetang Siaga Level III, Berikut Informasi Resmi Erupsi dan Imbauan untuk Warga

Sosok Fatmawati, menurut Menko PMK, tidak bisa dilepaskan dari Soekarno.

Hal tersebut menunjukkan sumbangsih perempuan Indonesia yang ikut memperjuangkan nasib bangsa Indonesia secara mandiri hingga tahap akhir.

“Bendera itu kini menjadi bendera Pusaka sekaligus simbol nasionalisme yang selalu dibentangkan rakyat Indonesia saat ini dan ke depannya,” kata Puan.

Di satu sisi, lanjut Menko PMK, Sosok Fatmawati atau yang bernama asli Fatimah, lahir di Bengkulu pada 5 Februari 1923 dan meninggal pada 14 Mei 1980 ini, memiliki penampilan anggun, berbudaya, serta memiliki ketegasan.

Baca: Cemas Pengajuan KPR Ditolak Bank? Simak Tips Mujarab Agar Lolos KPR

“Melalui peringatan HUT ini juga, kita diajak untuk memanjatkan doa dan syukuran bersama serta penghormatan kepada beliau dan juga para Pahlawan Nasional dalam perjuangan Kemerdekan Indonesia,” ucap Puan.

Menko PMK, juga menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki arti sebagai wujud penghormatan dan penghargaan kepada pahlawan nasional, yang termasuk Ibu Negara Republik Indonesia yang pertama.

Dalam kesempatan tersebut, Menko PMK menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada semua pihak yang telah ikut membantu atas terselenggaranya peringatan HUT Ibu Fatmawati yang Ke-96 serta pembangunan monumen Ibu Fatmawati di Bengkulu yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu yang didukung oleh 12 konsorsium perbankan di bawah BUMN.

Baca: Mantan Petarung MMA Bersembunyi di Tong Sampah Ketika Melarikan Diri dari Tahanan

“Semoga kegiatan ini dapat membangun rasa cinta tanah air, cinta pada pahlawan nasional, sehingga kita dapat ikut mewarisi semangat perjuangan untuk membangun Indonesia yang maju, sejahtera, dan berbudaya,” kata Menko PMK.

Setelah menyampaikan sambutan, Menko PMK menerima selendang Ibu Fatmawati yang diserahkan oleh Lien Kamerun.

Hadir dalam memperingati HUT Ibu Fatmawati yang Ke-96, Presiden RI Ke-5 Megawati Soekarnoputri, Ibu Wakil Presiden, Ibu Mufidah Jusuf Kalla, Mendikbud, Muhadjir Effendy, Pimpinan/Kepala Kementerian/Lembaga Negara, dan Ketua Umum PP Aisyiyah, Hj. Noordjannah Djohantini.

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved