Breaking News:

KPK Limpahkan Berkas 4 Tersangka Suap SPAM PUPR ke Tahap Penuntutan

Kata Febri, sidang akan digelar di Pengadilan Jakarta Pusat. Namun jadwal persidangan belum diketahui.

TRIBUNNEWS/HERUDIN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - KPK melimpahkan berkas perkara 4 tersangka kasus dugaan suap pelaksanaan proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kementerian PUPR tahun anggaran 2017-2018 ke tahap penuntutan.

"Hari ini dilakukan pelimpahan berkas, barang bukti dan 4 tersangka ke penuntutan tahap 2," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Selasa (26/2/2019).

Ke-4 tersangka itu antara lain :

1. Budi Suharto (Direktur Utama PT WKE)
2. Lily Sundarsih (Direktur PT WKE)
3. Irene Irma (Karyawan swasta)
4. Yuliana Enganita Dibyo (Direktur Proyek PT WKE)

Kata Febri, sidang akan digelar di Pengadilan Jakarta Pusat. Namun jadwal persidangan belum diketahui.

Selain itu, lembaga antikorupsi juga memperpanjang masa penahanan 4 tersangka lainnya.

"Hari ini dilakukan perpanjangan penahanan selama 30 hari dimulai tanggal 27 Februari 2019 sampai 28 Maret 2019 untuk 4  tersangka SPAM PUPR," kata Febri.

Ke-4 tersangka tersebut adalah:

1. Anggiat Partunggul Nahot Simaremare (Kasatker SPAM Strategis atau PPK SPAM Lampung)
2. Teuku Moch Nazar (Kepala Satuan Kerja SPAM Darurat)
3. Donny Sofyan Arifin (PPK SPAM Toba 1)
4. Meina Woro Kustinah (PPK SPAM Katulampa).

Baca: Terkait Kasus Suap Proyek SPAM PUPR, 45 Orang Kembalikan Uang Senilai Rp 16 Miliar Kepada KPK

Dalam kasus dugaan suap terkait sejumlah proyek pembangunan SPAM di Kementerian PUPR tahun anggaran 2017-2018, KPK menetapkan 8 orang tersangka di antaranya 4 petinggi perusahaan diduga sebagai pihak pemberi suap yakni Direktur Utama (Dirut) PT Wijaya Kesuma Emindo (PT WKE) Budi Suharto (BSU), Direktur PT WKE Lily sundarsih (LSU), Direktur PT Tashida Sejahtera Perkasa (PT TSP) Irene Irma (IIR), dan Direktur PT TSP Yuliana Enganita Dibyo (YUL).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved