Eksklusif Tribunnews

Wawancara Hidayat Nur Wahid: Rakyat Harus Ikut Mengawal Pemilu

Serangan politik terus dilakukan ke dua pasangan Calon baik itu kubu petahana Jokowi-Ma'ruf maupuan kubu penantang Prabowo-Sandi.

Wawancara Hidayat Nur Wahid: Rakyat Harus Ikut Mengawal Pemilu
MPR RI
Wakil Ketua MPR RI, Dr. H. M. Hidayat Nur Wahid MA 

Jadi ada yang mempengaruhi rakyat, sehingga mudah terprovokasi?

Jadi seluruh pihak harus komitmen menjaga kedaulatan rakyat ini semaksimal mungkin sejernih mungkin dengan yang saya sebut sebagai tiga teroris pemilu. Teror pemilu itu bisa hadir melalui intimidasi dan itu terjadi sekarang ini.

Teror juga bisa hadir melalui manipulasi dan itu juga terjadi sekarang ini. Terakhir juga bisa hadir melalui money politik. kalau publik terteror dengan money politik dia tidak akan mempunyai akal sehat sehingga dia akan memilih dengan cara yang salah.

Selain itu terakhir tentu penyelenggara pemilu. KPU dan Bawaslu harus betul betul firm bahwa merekalah yang diberi kewenangan oleh UU untuk menyelenggarakan pemilu sesuai dengan perintah UUD.

Jangan sampai kesannya KPU menjadi seolah olah terbawa menjadi kepentingan satu calon tertentu.

Saya apresiasi Bawaslu berani mengumumkan calon anggota DPR /DPRD yang pernah terlibat atau menjadi narapidana korupsi.

Saya apresiasi itu, malah usulan kami dulu agar mereka tidak dicalonkan namun sudah terlanjur mungkin satu step yang akan datang akan terwujud.

Namun ada beberapa pihak yang tidak puas dengan kinerja KPU salah satu yang paling mencolok adalah terkait penetapan DPT (daftar pemilih tetap) dan itu menyebabkan munculah di Medsos tatacara pencoblosan pakai bahasa cina dan lainnya, dan kemarin ketemu lah ada e-KTP kemarin yang ternyata miliknya nama nya jawa tapi tidak bisa bahasa Jawa dan indonesia dan bahasa Inggris juga enga bisa ini menimbulkan prasangka tentang legitimasi pemilu dan hasil pemilu.

Bawaslu juga demikian, Bawaslu diharapkan menjadi pengawas yang jujur adil, tapi sering terlihat lebih aktif untuk merespon bila itu terkait hubungannya dengan kubu 02.

Paling mencolok ketika pak Anies dipanggil Bawaslu hanya karena beliau menyampaikan begini (simbol dua jari) di forumnya Gerindra. tetapi ketika kemudian gubernur lain dilaporkan bupati dilaporkan tidak ada tindakan apapun.

Halaman
1234
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved