Pendidikan Menjadi Prioritas Utama Jokowi Jika Terpilih Lagi

Diperkirakan pada tahun 2030 Indonesia memasuki periode emas. Dimana jumlah penduduk yang produktif 60-70 persen dari total jumlah penduduk Indonesia

Pendidikan Menjadi Prioritas Utama Jokowi Jika Terpilih Lagi
TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO
Ligwina Hananto saat menjadi pembicara talk show Rabu Satu bertajuk Pendidikan dan Ketenagakerjaan, di Kopi Politik, Jalan Pakubuwono, Jakarta Selatan, Rabu (6/3/2019). 

TRIBUNNEWS.COM. JAKARTA - Diperkirakan pada tahun 2030 Indonesia memasuki periode emas. Dimana jumlah penduduk yang produktif 60-70 persen dari total jumlah penduduk Indonesia. Maka pendidikan harus menjadi perhatian khusus bagi Joko Widodo jika terpilih kembali sebagai Presiden.

Begitu pandangan Ligwina Hananto saat menjadi pembicara talk show Rabu Satu bertajuk “Pendidikan dan Ketenagakerjaan di Kopi Politik, Jalan Pakubuwono, Jakarta Selatan, Rabu (6/3/2019). Yang diadakan oleh Rabu Satu dan Alumni Trisakti Pendukung Jokowi.

Ligwina Hananto Narsum Talk Show di Kopi Politik.
Ligwina Hananto Narsum Talk Show di Kopi Politik. (TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO)

“Isunya kan sekarang adalah kalau nanti bekerja ada 60-70 persen dari jumlah populasi yang akan mendekati 300 juta apakah mereka punya pekerjaan? apakah tersedia lapangan pekerjaannya?,” kata Ligwina.

Maka dengan demikian, kata dia, yang perlu disiapkan adalah pendidikan. Ligwina yang memiliki latarbelakang perencana keuangan ini berpendapat selain pendidikan formal pendidikan financial juga tak kalah penting, sebab, jika setiap orang bisa mengatur alias merencanakan keuanganya maka pada 2030 bisa menjadi salah satu faktor untuk mensukseskan Indonesia Emas.

Ligwina Hananto Narsum Talk Show di Kopi Politik.
Ligwina Hananto Narsum Talk Show di Kopi Politik. (TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO)

Founder QM Financial ini melihat, sejauh ini support pemerintah melalui UMKM kreatif melalui Badan Ekonomi Kreatif telah memberikan dampak yang cukup signifikan khususnya melakui program yang dia jalankan.

“Yang aku tau UMKM kreatif itu udah ada lewat Badan Ekonomi Kreatif dan itu keliatan banget yang aku kerjain aja itu 1.800 kota ya program aku,” pungkasnya.

Penulis: FX Ismanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved