Pilpres 2019

Bertemu Alim Ulama se-Sumut, Ma'ruf Amin Berpesan Jaga Keutuhan Bangsa

Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu, berujar Indonesia dibangun oleh pendiri bangsa dengan susah payah

Bertemu Alim Ulama se-Sumut, Ma'ruf Amin Berpesan Jaga Keutuhan Bangsa
Dennis Destryawan/Tribunnews.com
Calon wakil presiden nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin menghadiri silaturahmi Alim Ulama se-Sumatera Utara di Pondok Pesantren Al-Kautsar, Medan, Sumatera Utara (9/3/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN -- Calon wakil presiden nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin menghadiri silaturahmi Alim Ulama se-Sumatera Utara di Pondok Pesantren Al-Kautsar, Medan, Sumatera Utara (9/3/2019).

Ma'ruf mengajak masyarakat untuk menjaga keutuhan negara sehingga bisa menjadi negara yang maju di masa yang akan datang. Disampaikan Ma'ruf saat memberikan kata sambutan di hadapan para Alim Ulama se-Sumut.

"Pertama saya, karena memang negara ini harus kita jaga keutuhannya. Apabila kita jaga bangsa yang terdiri dari berbagai agama berbagai ras, pasti negara ini akan tetap utuh, dan akan menjadi negara yang maju di masa yang akan datang," kata Ma'ruf.

Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu, berujar Indonesia dibangun oleh pendiri bangsa dengan susah payah. Menurutnya, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah harga mati.

"Negara ini dibangun dengan susah payah, dan dijadikan sebagai satu bangsa melalui perdebatan-perdebatan panjang. Akhirnya ditemukanlah titik temu, yaitu melalui pancasila dan UUD 45, karena itu kita nyatakan NKRI harga mati," imbuh Ma'ruf.

Silahturahmi ini, dihadiri oleh Uskup Agung Pius Batubara, Pastor Silaen, Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Mujianto serta tokoh masyarakat Sumut R.E. Nainggolan. Pimpinan Pesantren Alkautsar, Syekh Ali Marbun dalam sambutannya berterimakasih atas kunjungan Ma'ruf Amin. Ia juga mendoakan Ma'ruf menang pada pilpres mendatang.

"Ada 24 suku hadir disini. Kami gembira menyambut Kiai Ma'ruf Amin. Beliau ahli ekonomi. Mari mendoakan apa yang dicita-citakan. Beliau tamatan pesantren jadi cawapres. Dulu sudah ada tamatan pesantren jadi presiden yaitu Gus Dur. Semoga para santri bisa ikuti jejak Pak Kiai Ma'ruf Amin," ucap Syekh Ali Marbun.

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved