ACT Gelar Acara ''Nongkrong di Palestina'' di Gang Palestina

Aksi Cepat Tanggap (ACT) gelar acara "Nongkrong di Palestina" di Gang Palestina, Pangkalan Jati, Depok, Jawa Barat, Rabu (13/3/2019).

ACT Gelar Acara ''Nongkrong di Palestina'' di Gang Palestina
Tribunnews.com/Lendy
Suasana acara "Nongkrong di Palestina" yang digelar ACT dan warga di Gang Palestina, Pangkalan Jati, Depok, Jawa Barat, Rabu (13/3/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Lendy Ramadhan

TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Aksi Cepat Tanggap (ACT) gelar acara "Nongkrong di Palestina" di Gang Palestina, Pangkalan Jati, Depok, Jawa Barat, Rabu (13/3/2019).

Acara tersebut merupakan ajang silaturahmi antara pihak ACT dengan warga Gang Palestina.

Silaturahmi tersebut bertujuan untuk mengingatkan masyarakat luas, bahwa masyarakat Palestina masih membutuhkan bantuan.

Menurut Relawan ACT, Nurman, Gang Palestina merupakan simbol kecintaan masyarakat Indonesia kepada rakyat Palestina.

Baca: Jokowi Incar Kakap Merah di PIM Muara Baru

Oleh sebab itu, silaturahmi untuk mengkonsolidasikan masyarakat, khususnya di Gang Palestina, demi membantu rakyat Palestina yang terjajah Israel harus tetap terjaga.

"Ide awalnya kita melihat kali ini, apa sih bentuk kecintaan lain terhadap Palestina? Saya waktu SMA, kuliah, sampai beranak-pinak lah setiap hari lewatin jalanan ini. Dan saya ingat, plang Palestina itu selalu sama ada di sini, udah 20 tahun ada di situ. Nah itu yang bikin saya berhari-hari itu mikir, kenapa ada Palestina? Saya baca, baru paham bentuk kecintaan apa sih orang Indonesia kepada Palestina? Ya salah satunya, jalan ini," kata Nurman.

Selain pemaparan keadaan Palestina terkini oleh Nurman, acara tersebut juga diisi pembacaan Quran dan penjelasan tentang sejarah penamaan Gang Palestina oleh warga setempat bernama Murudin.

Dalam acara tersebut, turut hadir ketua RT setempat, Lurah Pangkalan Jati Tarmiji, dan aktor Doni Alamsyah.

Sebagaimana diketahui ACT merupakan lembaga kemanusiaan global berbasis kedermawanan.

ACT banyak memberikan bantuan ke daerah-daerah atau negara-negara yang terkena bencana alam atau yang sedang dilanda peperangan.

Satu di antara yang dibantu adalah negara Palestina yang sedang dijajah Israel.

Pada tahun 2018 lalu, ACT sukses mengirimkan bantuan 1000 ton beras ke Palestina menggunakan kapal laut.

ACT akan kembali mengirimkan bantuan ke Palestina berupa bahan pangan seperti gula dan tepung trigu seberat 1000 ton menggunakan kapal laut pada 27 April 2019.

Penulis: Lendy Ramadhan
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved