KPK Periksa 143 Saksi untuk Kasus TPPU Bupati Hulu Sungai Tengah

KPK sudah memeriksa 143 saksi untuk kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan tersangka mantan Bupati Hulu Sungai Tengah, Abdul Latif.

KPK Periksa 143 Saksi untuk Kasus TPPU Bupati Hulu Sungai Tengah
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Bupati nonaktif Hulu Sungai Tengah Abdul Latif usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Selasa (3/4/2018). Abdul Latif menjalani pemeriksaan lanjutan terkait kasus dugaan suap pengadaan pekerjaan pembangunan ruang di RSUD Damanhuri Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - KPK sudah memeriksa 143 saksi dalam penyidikan kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan tersangka mantan Bupati Hulu Sungai Tengah, Provinsi Kalimantan Selatan, Abdul Latif.

Pemeriksaan saksi untuk Abdul Latif tersebut dilakukan sepanjang Maret 20119 di Mako Brimob Polda Kalimantan Selatan.

Kebanyakan saksi untuk Abdul Latif berasal dari pihak swasta.

Baca: BPN Sebut Hasil Survei Litbang Kompas Jadi Lampu Kuning untuk Jokowi

"Selama Maret 2019 ini, telah dilakukan pemeriksaan terhadap 143 saksi yang sebagian besar adalah pihak swasta dan diperiksa di Mako Brimob Polda Kalsel," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung Merah Putih KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (20/3/2019).

Komisi antirasuah pun pada hari ini memeriksa satu saksi untuk tersangka Abdul Latif, yaitu Fauzan Rifani dari unsur swasta.

Pemeriksaan terhadap Fauzan digelar di Lapas Klas III Banjarbaru, Banjarmasin.

Fauzan merupakan narapidana perkara suap terkait pengadaan pekerjaan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Damanhuri Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah Tahun Anggaran 2017.

Baca: Wanita Terduga Teroris yang Ditangkap di Klaten Diduga Bunuh Diri, HCL di Lambungnya Berlebih

"KPK mendalami pengetahuan saksi terkait dengan gratifikasi yang diterima tersangka ALA (Abdul Latif) dan dugaan TPPU yang dilakukan ALA," ungkap Febri.

Untuk diketahui, Abdul Latif merupakan tersangka menerima gratifikasi dan TPPU.

Halaman
12
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved