Peringati Hari Anti Diskriminasi, Empat Tokoh Ini Dapat Penghargaan Soal HAM
Sandya Institute menggelar diskusi forum internasional dalam rangka memperingati Hari Internasional untuk Penghapusan Diskriminasi Rasial.
Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sandya Institute menggelar diskusi forum internasional dalam rangka memperingati Hari Internasional untuk Penghapusan Diskriminasi Rasial serta Hari Internasional untuk Hak atas Kebenaran mengenai Pelanggaran HAM Berat dan Martabat Korban.
Acara yang membahas mengenai perlindungan terhadap hak-hak minoritas tersebut berlangsung di Erasmus Huis Auditorium, Kedutaan Besar Belanda untuk Indonesia, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (28/3/2019) sore.
Baca: Hari Pencoblosan Berbarengan dengan Tradisi Semana Santa di Larantuka, KPU Beri Opsi Penyesuaian
Forum bertajuk 'International Forum Peace and Human Rights' tersebut memang sengaja diadakan untuk meningkatkan semangat dalam menciptakan masyarakat yang lebih manusiawi dan memiliki kehidupan damai dan harmonis.
Agenda tersebut juga menghadirkan sejumlah tokoh inspiratif sekaligus Pakar yang memegang peranan penting dalam isu perdamaian dan dunia HAM.
Sandya Institute pun memberikan penghargaan kemanusiaan kepada mereka.
Baca: Keluarga di Padang Ceritakan Kondisi Zulfirman Syah setelah Kembali dari Selandia Baru
Sebut saja Profesor Hukum dari Universitas Indonesia sekaligus Hakim Perempuan pertama di Indonesia, Maria Farida Indrati.
Kemudian ada Sarjana Agama Indonesia sekaligus Ketua Program Pascasarjana Fakultas Filsafat Driyarkara, Romo Franz Magnis Suseno.
Lalu Sarjana Agama Indonesia sekaligus Sekretaris Jenderal Konferensi Indonesia tentang Agama dan Perdamaian Siti Musdah Mulia.
Serta Profesor Antropologi Hukum dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Sulistyowati Irianto.
Baca: Anak Komodo Diselundupkan Melalui Jalur Laut
Pemberian penghargaan tersebut berdasar pada penilaian kualitas dan konsistensi karya serta seberapa besar pengaruh yang telah diberikan.
Dalam agenda tersebut, hadir pula cucu mantan Wakil Presiden RI, Mohammad Hatta yakni Gustika Jusuf Hatta yang menjadi moderator pada diskusi hangat itu.
Perlu diketahui, Hari Internasional untuk Penghapusan Diskriminasi Rasial jatuh pada 21 Maret 2019.
Sementara Hari Internasional untuk Hak atas Kebenaran mengenai Pelanggaran HAM Berat dan Martabat Korban, jatuh pada 24 Maret 2019.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/acara-international-forum-peace-and-human-rights-yang-digelar-di-erasmus-huis-auditorium.jpg)