Pilpres 2019

Hasil Survei Versi Polmatrix Indonesia

Lembaga survei Polmatrix Indonesia merilis hasil survei terbaru terkait elektabilitas Capres-cawapres jelang hitungan hari Pilpres 2019.

Hasil Survei Versi Polmatrix Indonesia
Tribunnews/JEPRIMA
Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo bersama Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo subianto saat mengikuti debat keempat calon presiden pada pemilu 2019 di Hotel Shangrila, Jakarta Pusat, Sabtu (30/3/2019). Pada debat keempat kali ini mengangkat tema Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan Keamanan dan Hubungan Internasional. (Tribunnews/Jeprima) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA-Lembaga survei Polmatrix Indonesia merilis hasil survei terbaru terkait elektabilitas Capres-cawapres jelang hitungan hari Pilpres 2019.

Survei dilakukan selama lima hari, 20 hingga 25 Maret 2019, dengan jumlah 2000 responden. Menunjukan, Paslon nomor urut 01, Joko Widodo-Kiai Maruf Amin masih unggul.

Metode survei adalah multistage random sampling (acak bertingkat) dengan margin of error ±2,2 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen. Baca: Alasan Sandiaga Tak Publikasikan Survei Internal

Direktur Riset Polmatrix Indonesia Dendik Rulianto mengatakan, Jokowi-Kiai Maruf 54,1 persen, Prabowo-Sandi sebesar 34,0 persen sisa 11,9 persen yang belum memutuskan pilihan.

"jika diekstrapolasikan maka Jokowi-Ma’ruf berpeluang merebut 61,4 persen suara. Prabowo-Sandi mendapat sisanya yaitu 38,6 persen," kata Dendik Rulianto dalam rilis, di Jakarta, Senin (1/4/2019).

“Mengingat Pilpres hanya tinggal 17 hari lagi, sulit bagi Prabowo-Sandi untuk dapat mengejar elektabilitas Jokowi-Ma’ruf,” lanjutnya.

Dendik juga mengatakan, jika tidak ada perubahan berarti, diprediksi Jokowi-Ma’ruf menang tebal atas Prabowo-Sandi.

Menurut Dendik, yang dapat dilakukan kubu Prabowo-Sandi adalah mempersempit jarak elektabilitas.

Jika seluruh suara undecided voter mampu direbut, Prabowo-Sandi berpeluang meraih hingga 45,9 persen, atau sedikit di bawah perolehan suara pada Pilpres 2014.

“Prabowo dapat menunjukkan kemampuannya sebagai pimpinan oposisi dalam berhadapan dengan Jokowi sebagai petahana,” kata Dendik.

Baca: Jelang Debat Keempat Pilpres 2019, Ini Elektabilitas Jokowi vs Prabowo di 4 Lembaga Survei

Ditambah dengan coattail effect yang dinikmati oleh Gerindra, maka pemerintah harus bekerja keras untuk memenangkan suara di parlemen.

survei parpol2
Elektabilitas partai politik

"Sebaliknya, jika kubu Jokowi-Kiai Maruf mampu merebut seluruhnya atau sebagian besar suara undecided voter, maka pemerintahan mendatang akan memenangkan dukungan kuat rakyat," jelasnya.

Hanya saja, Dendik menyarankan agar Jokowi melakukan pendekatan terhadap Gerindra usai pencoblosan demi menjaga stabilitas politik. Metode survei adalah multistage random sampling (acak bertingkat) dengan margin of error ±2,2 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Rachmat Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved