Pemilu 2019

Komnas HAM Temukan Potensi Hilangnya Hak Pilih di Pileg dan Pilpres 2019 Akibat Tak Miliki KTP-el

Temuan itu didapat pasca melakukan pemantauan di 5 wilayah yaitu Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, dan Sulawesi Selatan

Komnas HAM Temukan Potensi Hilangnya Hak Pilih di Pileg dan Pilpres 2019 Akibat Tak Miliki KTP-el
Vincentius Jyestha/Tribunnews.com
Komnas HAM RI saat menggelar konferensi pers tentang Temuan Penting dan Catatan Kritis Terkait Persiapan Penyelenggaraan Pemilu 2019 di Media Centre Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (4/4/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komnas HAM RI menggelar konferensi pers tentang 'Temuan Penting dan Catatan Kritis terkait Persiapan Penyelenggaraan Pemilu 2019', Kamis (4/4).

Temuan itu didapat pasca melakukan pemantauan di 5 wilayah yaitu Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, dan Sulawesi Selatan selama kurun waktu 18 hingga 29 Maret 2019.

Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua Komnas HAM bidang Internal, Hairansyah, mengungkap beberapa temuan atau permasalahan di lapangan.

"Salah satunya adanya problem dan potensi hilangnya hak pilih warga negara yang berusia 17 tahun atau lebih atau sudah/pernah kawin yang belum memiliki KTP-el (KTP elektronik) atau surat keterangan," ujar Hairansyah, di Media Centre Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (4/4/2019).

Ia menjelaskan jika pihaknya menemukan sebagian besar penduduk di tiga provinsi di Indonesia tidak tercatat sebagai daftar pemilih tetap (DPT) karena tidak memiliki KTP-el.

Provinsi Kalimantan Tengah contohnya. Disana tercatat baru 79 persen penduduk yang telah memiliki KTP-el atau melakukan perekaman, dari total 1.753.224 pemilih yang ditetapkan dalam DPT.

Baca: Batal Kampanye di Bangka Belitung, BPN Sebut Prabowo Sedang Rapat Internal di Hambalang

"Diperkirakan sampai menjelang 17 April 2019, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil baru menyelesaikan 85 persen proses perekaman KTP-el," jelasnya.

Selain itu, di Provinsi Banten ada pula sekitar 637 pemilih yang belum melakukan perekaman KTP-el. Jumlah yang lebih besar ternyata tercatat di Provinsi Jawa Timur dengan total 4 juta orang.

"Di provinsi Jawa Timur, jumlah penduduk yang belum memiliki KTP-el ataupun melakukan perekaman berjumlah sekitar 4 juta orang," tukasnya.

Sejumlah warga memgikuti Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilihan Umum Serentak Tahun 2019 di TPS 11, RW 03, Jalan Situ Lembang, Kelurahan Cijagra, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Rabu (3/4/2019). Kegiatan yang diselenggarakan KPU Kota Bandung itu bertujuan merepresentasikan kejadian pemungutan suara seperti di TPS, sekaligus untuk memantapkan penyelenggara Pemilu dan sosialisasi kepada pemilih. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Sejumlah warga memgikuti Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilihan Umum Serentak Tahun 2019 di TPS 11, RW 03, Jalan Situ Lembang, Kelurahan Cijagra, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Rabu (3/4/2019). Kegiatan yang diselenggarakan KPU Kota Bandung itu bertujuan merepresentasikan kejadian pemungutan suara seperti di TPS, sekaligus untuk memantapkan penyelenggara Pemilu dan sosialisasi kepada pemilih. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved