Pemilu 2019

PSI Usul Gelar Debat Antar-Partai Politik untuk Dongkrak Kepedulian Masyarakat Terhadap Pileg 2019

Survei lembaga Charta Politika menyatakan euforia Pilpres 2019 lebih menyedot perhatian publik dibandingkan pemilihan calon anggota legislatif.

PSI Usul Gelar Debat Antar-Partai Politik untuk Dongkrak Kepedulian Masyarakat Terhadap Pileg 2019
Tribunnews.com/ Rizal Bomantama
Caleg Partai Solidaritas Indonesia (PSI) daerah pemilihan Jatim I untuk DPR RI, Andy Budiman dalam rilis survei Charta Politika di Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (4/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rizal Bomantama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Survei lembaga Charta Politika menyatakan euforia Pilpres 2019 lebih menyedot perhatian publik dibandingkan pemilihan calon anggota legislatif yang digelar serentak.

Caleg Partai Solidaritas Indonesia (PSI) daerah pemilihan Jatim I untuk DPR RI, Andy Budiman mengusulkan diadakan debat antar partai politik untuk mendongkrak kepedulian masyarakat terhadap Pileg 2019.

“Untuk selamatkan Pileg 2019 kami mengusulkan diadakan debat partai politik yang disiarkan stasiun televisi ke seluruh Indonesia untuk memaparkan agenda partai politik lima tahun mendatang,” jelas Andy Budiman saat rilis survei Charta Politika di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (4/4/2019).

Baca: Tangis Ratna Sarumpaet dalam Sidang Sebelumnya Hingga Respons Nanik S Deyang

Andy Budiman menilai 10 hari sisa waktu kampanye bisa dimanfaatkan untuk hal tersebut.

“Kalau KPU tidak bisa memfasilitasi, debat antar partai politik bisa diinisiasi lembaga civil society atau media massa sendiri,” katanya.

“Karena agenda partai politik lah yang selama ini hilang dari opini masyarakat,” tambah dia.

Andy Budiman mengatakan debat antar partai politik bisa diikuti ketua umum dan atau sekretaris jenderal masing-masing partai politik sebagai interpretasi visi misi partai.

Baca: Sederet Fakta Kasus Mutilasi Guru Honorer di Blitar: Komunikasi Terakhir Hingga Penanganan Kasus

Survei Pileg 2019 yang dirilis Charta Politika, Kamis (4/4/2019) mencatat hanya 1,4 persen responden akan mencoblos caleg DPR RI terlebih dahulu daripada surat suara lainnya.

Sementara responden yang menyatakan akan mencoblos calon presiden terlebih dahulu jauh lebih banyak yaitu 75,4 persen.

Halaman
123
Penulis: Rizal Bomantama
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved