Mensos: Keluarga Tangguh Bisa Jadi Sumber Kesejahteraan Sosial

Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita menekan pentingnya keluarga sebagai salah satu sumber kesejahteraan sosial.

Mensos: Keluarga Tangguh Bisa Jadi Sumber Kesejahteraan Sosial
Kemensos
Dalam kegiatan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga di Lingkungan Keluarga, tersebut, Mensos menyampaikan bahwa keluarga merupakan salah satu potensi sumber kesejahteraan sosial. 

Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita menekan pentingnya keluarga sebagai salah satu sumber kesejahteraan sosial.  Berbagai masalah bisa dicegah,  bila kualitas keluarga dapat dibina dengan  baik.

“Keluarga yang tangguh dan berdaya akan memiliki lebih banyak stategi dan sumber untuk bangkit dari kemiskinan, menghasilkan anak-anak cerdas dan pekerja keras, sehingga memiliki masa depan yang lebih baik” kata Mensos di Pesantren Barokah Darurrahmah,  Bekasi, Jawa Barat, Kamis  (04/04/2019).

Dalam kegiatan  Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga di Lingkungan Keluarga, tersebut,  Mensos menyampaikan bahwa keluarga merupakan salah satu potensi sumber kesejahteraan sosial.

Apabila di dalam keluarga dapat dihidupkan nilai-nilai positif seperti cinta dan  kasih sayang,  sikap optimistis,  pantang menyerah, dan ketakwaan kepada Allah,  maka keluarga bisa menjadi akar bagi pencegahan dan penanganan berbagai masalah kesejahteraan sosial.

Mensos menambahkan,  pemerintah telah menekankan mengenai peran penting keluarga dalam pembangunan. 

"Karena pembangunan fisik saja tidaklah cukup, peran institusi seperti keluarga sangatlah  penting," Kata Mensos.  Mensos menyampaikan perkembangan individu yang hebat bermula dari lingkungan keluarga, dari keluargalah individu yang baik, kepribadian, karatkter, mental serta pola pikir manusia itu terbentuk.

“Melihat betapa pentingya peran keluarga, maka kita perlu menjaga agar kehidupan keluarga tetap sehat, harmonis dan bahagia. Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) merupakan bahaya yang dapat mengancam keutuhan keluarga dan harus kita cegah bersama-sama”, kata Mensos.

KDRT bukan hanya menyebabkan korban sakit, jatuh sakit atau luka berat, tetapi juga dapat mengakibatkan ketakutan, hilangnya rasa percaya diri, hilangnya kemampuan untuk bertindak, rasa tidak berdaya, dan/atau penderitaan psikis berat pada korbannya saja, tetapi dapat meluas ke anggota keluarga lainya.

“Ini merupakan tanggung jawab kita semua, masyarakat dapat melaporkan kepada pihak yang berwenang bila ada tetangga atau kerabat yang mengalaminya, aparat desa atau kelurahan dapat membantu menindaklanjuti masalah ini dengan memberi perlindungan sementara kepada korban, sebelum dirujuk ke pihak yang berwenang.  Karena yang paling paham dan bertanggung jawab atas KDRT adalah anggota keluarga sendiri, " kata Mensos.

Peran Pesantren Cegah KDRT

Halaman
12
Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved