Pemilu 2019

IPI Minta Aparat Waspadai Serangan Fajar Jelang Pencoblosan dan Tindak Tegas Pelakunya

Direktur Eksekutif Indonesian Public Institute (IPI) Karyono mengimbau agar aparat penegak hukum menindak tegas para pelaku 'serangan fajar'.

IPI Minta Aparat Waspadai Serangan Fajar Jelang Pencoblosan dan Tindak Tegas Pelakunya
Tribunnews.com/Reza Deni Saputra
Peneliti Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo 

Karyono juga meminta aparat penegak hukum dapat mewaspadai adanya 'serangan fajar' dan menindak para pelakunya dengan tegas.

"Potensi politik uang yang dilakukan di malam hari hingga dini hari atau yang sering disebut dengan 'serangan fajar' harus diwaspadai," katanya.

25 kasus politik uang

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menerbitkan hasil patroli selama masa tenang kampanye jelang Pemilihan Umum atau Pemilu 2019.

Dalam patroli tersebut, Bawaslu masih menemui sejumlah pelanggaran.

Sebanyak 25 pelanggaran berupa money politic atau politik uang ditemukan Bawaslu di 25 Kabupaten/Kota.

Berdasarkan rilis yang diterima TribunWow.com, patroli itu diadakan mulai dari 14 April 2019 hingga 16 April 2019, Selasa (16/4/2019).

Provinsi dengan penangkapan terbanyak terdapat di Jawa Barat dan Sumatera Utara.

Baca: Caleg Gerindra di Kabupaten Lamongan Terjaring OTT Diduga Terkait Politik Uang

Baca: Diduga Terkait Politik Uang, Caleg DPR dari Gerindra Ditangkap, Uang Rp 506 Juta Diamankan

Barang bukti yang ditemukan Bawaslu pun beragam, mulai dari detergen bubuk, sembako, dan uang tunai.

 Berikut ini rincian pelanggaran selama masa tenang di 25 Kabupaten bersama dengan barang bukti yang ditemukan:

1. Kec. Banda Raya, Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh

Halaman
1234
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved