Wakil Bupati Paluta Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Politik Uang

Adapun Hariro diringkus karena melakukan politik uang untuk memenangkan caleg DPRD Paluta dari Partai Gerindra bernama Masdoripa Siregar.

Wakil Bupati Paluta Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Politik Uang
Tribratanews.com
Wakil Bupati Kena OTT Money Politik, Diduga Untuk Menangkan Caleg Gerindra. Wakil Bupati Padanglawas Utara Hariro Harahap dan barang bukti amplop berisi yang saat kena OTT Money Politik 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mabes Polri mengatakan Wakil Bupati Padang Lawas Utara (Paluta) Hariro Harahap telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan politik uang. 

Diketahui, Hariro diringkus karena melakukan politik uang untuk memenangkan caleg DPRD Paluta dari Partai Gerindra bernama Masdoripa Siregar.

"(Wakil Bupati yang, - red) Di Tapsel (Tapanuli Selatan) sudah ditetapkan tersangka," ujar Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (16/4/2019).

Ia menjelaskan jika proses penyidikan kasus Hariro ini ditangani oleh Polres Tapsel. 

Mantan Wakapolda Kalimantan Tengah itu mengatakan yang bersangkutan diamankan pada Minggu (14/4) dan ditetapkan sebagai tersangka sehari berselang. 

Adapun proses penetapan Hariro sebagai tersangka telah melewati assessment Bawaslu dan diserahkan kepada Gakkumdu. 

"Sudah proses sidik (penyidikan) oleh Polres Tapsel. Itu kan kejadiannya ditangkapnya Minggu, kemudian Seninnya ditetapkan sebagai tersangka," kata dia. 

"Jadi setelah 24 jam diassessment oleh Bawaslu, langsung serahkan ke Gakkumdu, terus proses sidik ditetapkan sebagai tersangka," pungkas Dedi.

Baca: Usai Pencoblosan, Airlangga Pantau Penghitungan Suara dari Slipi

Sebelumnya diberitakan, tim Satgas Money Politic Polres Tapsel sebelumnya melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Hariro Harahap.

Polisi juga meringkus 12 orang lain yang juga diduga melakukan politik uang pada masa tenang Pemilu 2019.

"Dari penangkapan itu, ditemukan barang bukti sejumlah uang pecahan Rp 1.050.000, Rp 200.000, dan Rp 300.000," kata AKBP Tatan Dirsan usai melaksanakan patroli gabungan TNI-Polri di Lapangan Merdeka, Medan, Senin (15/4).

Adapun Hariro diringkus karena melakukan politik uang untuk memenangkan caleg DPRD Paluta dari Partai Gerindra bernama Masdoripa Siregar.

Masdoripa Siregar sendiri merupakan istri dari Hariro. Selain Hariro, satgas juga menangkap tim sukses istrinya.

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved