Pilpres 2019

‎Jumlah Petugas KPPS Meninggal Bertambah Jadi 90 Orang, Jokowi : Mereka Pejuang Demokrasi

Ketua KPU, Arief Budiman menuturkan petugas KPPS yang meninggal dan sakit tersebut tersebar di 19 provinsi.

Laporan Wartawan Tribunnews.com Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jumlah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia terus bertambah.

Kini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencatat sebanyak 90 petugas KPPS meninggal dunia dan 374 petugas KPPS mengalami sakit bervariasi.

Ketua KPU, Arief Budiman menuturkan petugas KPPS yang meninggal dan sakit tersebut tersebar di 19 provinsi.

Sementara ini diduga petugas KPPS yang meninggal dan sakit itu karena kelelehan usai bertugas mengawal penghitungan hingga rekapitulasi suara.

Baca: Hasil dan Klasemen Liga Spanyol, Real Madrid Jaga Jarak dengan Atletico

Baca: Terbukti Perbesar Omset Bisnis, Pelaku UMKM Lebih Percayai GO-FOOD dari yang Lain

Baca: Prakiraan Cuaca BMKG 33 Kota Hari Ini Selasa 23 April 2019, Hujan Petir Landa Sejumlah Wilayah

Merespon hal tersebut, Jokowi, calon presiden nomor urut 01 mengaku sangat berduka atas meninggalnya petugas KPPS maupun para anggota Polri.

"Saya ucapkan rasa berduka cita yang mendalam atas meninggalnya petugas KPPS juga beberapa diluar KPPS.

Saya kira beliau-beliau ini adalah pejuang demokrasi yang meninggal dalam tugas," ungkap Jokowi, Senin (22/4/2019) malam di Restoran Seribu Rasa, Menteng, Jakarta Pusat.

"‎Sekali lagi atas nama negara dan masyarakat, saya ucapkan duka yang sangat mendalam," tambah Jokowi.

Bagi para korban anggota KPPS baik yang meninggal dunia maupun sakit, KPU bakal memberikan santunan yang masih dibicarakan dengan Kementerian Keuangan.

Halaman
123
Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved