Mantan Chief Legal Ungkap Ada Dokumen Persetujuan Dewan Komisaris untuk Akuisisi BMG

Genades Panjaitan, mengatakan dewan komisaris (Dekom) Pertamina memberikan persetujuan untuk investasi.

Mantan Chief Legal Ungkap Ada Dokumen Persetujuan Dewan Komisaris untuk Akuisisi BMG
Tribunnews.com/Glery
Suasana persidangan. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Chief Legal Council and Complience PT Pertamina (Persero), Genades Panjaitan, mengatakan dewan komisaris (Dekom) Pertamina memberikan persetujuan untuk investasi yakni participating interest di Blok Basker Manta Gummy (BMG), Australia, pada 2009.

Menurut dia, persetujuan untuk investasi itu sesuai dengan surat memorandum dari dewan komisaris. Dia mengaku pernah menerima surat tembuasan dari vice president bussines development kepada senior vice president rembangnis.

"Diceritakan latar belakang kronologis, kemudian apsek teknikal sama komersial, sasaran jangka penjang. Kemudian tindak lanjut dari situ di kalimat terakhir disebut 'Mohon bantuan senior vice president rembangnis termasuk korporat untuk memproses persetujuan direksi dan dekom. Dari situ saja, saya oh ini lagi diproses untuk persetujuan dekom," ujarnya, saat memberikan keterangan di dalam kasus korupsi akuisisi Blok BMG yang menjerat terdakwa Mantan Direktur Utama PT Pertamina, Karen Agustiawan.

Baca: Jokowi Ungkap Alasan Ingin Pindahkan Ibu Kota Negara, Minta Saran Warganet : Sebaiknya Di Mana?

Baca: Anak Putus Sekolah yang Ditemukan di Jembatan Suramadu dan Kakeknya akan Dipindah Risma ke Rusunawa

Dia menjelaskan, memorandum senior vice presiden bussines development kepada senior voice presiden rembangnis itu melampirkan naskah memorandum direktur utama (dirut) Pertamina kepada dewan komisaris.

Dia mengungkapkan, isi dari naskah memorandum itu terkait memohon persetujuan melakukan akusisi.

Adapun, persetujuan dewan komisaris Pertamina itu diperlukan mengacu pada Angaran Dasar (AD) Petamina Akta Nomor 3 Tahun 2009 yang berlaku saat itu pada Pasal11 Ayat 8 huruf c.

Inti dari ketentuan di atas, perbuatan Direksi Pertamina harus mendapat persetujuan tertulis dari Dekom.

Adapun huruf c-nya mengatur "Untuk mengambil atau sebagian atau seluruhnya atau ikut serta dalam participating interest dengan ketentuan bahwa terhadap partisipasi atau pendirian anak perusahaan dalam rangka pengeluaran wilayah kerja migas hulu yang telah diperoleh persetujuan pendirian anak perusahaannya dianggap telah diberikan pada saat disetujuinya rencana investasi di wilayah kerja hulu dalam rencana kerja dan anggaran perusahaan."

Jika, mengacu kepada ketentuan AD itu, lanjut dia, persetujuan mengikuti bidding dan ‎akusisi, sehingga hanya perlu sekali meminta persetujuan dari dewan komisaris. Menurut dia, hal itu juga mengacu pada ‎memorandum dari Dekom kepada direksi Pertamina.

Halaman
12
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved