Pemilu 2019

PSI Tak Lolos Parlemen, Grace Natalie: Kami Kalah, Rasa Menang

"Kami sebenarnya kalah, tapi rasa menang," jelasnya saat berbincang dengan Tribun di Kantor DPP PSI, Jakarta, pekan ini.

PSI Tak Lolos Parlemen, Grace Natalie: Kami Kalah, Rasa Menang
Tribunnews/Irwan Rismawan
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie saat diwawancara khusus oleh Tribunnews.com di Kantor DPP PSI, Jakarta, Selasa (30/4/2019). Tribunnews/Irwan Rismawan 

Tribun : Apakah Anda juga merasa ada kecurangan dalam Pemilu, atau sebaliknya?

Grace : Indikasi-indikasi kecurangan itu ya ada, Kemarin itu kami sudah laporkan juga ke Bawaslu karena ada indikasi kecurangan.

Overall, oke lah. Kami juga sangat percaya dengan hasil Quick Count, karena bagaimanapun mereka berdasar ilmu pengetahuan dan penelitian.

Sebenarnya, untuk; mengurangi kecurangan ini kan bisa melalui digitalisasi. Pakai KTP Elektronik saja cukup untuk orang memilih. Lalu, tanya deh Bawaslu saja hanya punya C1 softcopy. Sementara yang berlaku di pengadilan itu, C1 yang berhologram. Artinya, partai kan harus memiliki saksi untuk semua TPS. Makanya, untuk mengurangi hal-hal ini, harus Go Digitalize.

Tribun : Kecurangan ini bersifat Terstruktur, Sistematis dan Masif (TSM)?

Grace : Enggak sih, enggak sampai segitunya.

Tribun : Dari internal PSI, sebenarnya ada berapa kursi di daerah?

Grace : Lumayan kok. Kabupaten/Kota kita ada di 40 daerah ya. Provinsinya ada di atas lima. Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan ada di beberapa lainnya.

Tapi, ini sifatnya masih sementara, karena baru diambil dari hasil lembaga survei kredibel saja.

Kami masih menunggu hasil dari KPU nanti tepatnya ada berapa. Tapi, lumayan banget sih. Jakarta, kita juara empat, Semarang juara tiga, di Surabaya dapat juara lima.

Halaman
1234
Penulis: Amriyono Prakoso
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved