Rencana Pemindahan Ibu Kota

Fahri Hamzah Usulkan Ibu Kota RI Pindah ke Kepulauan Seribu

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fahri Hamzah mengusulkan pemindahan ibu kota dilakukan ke kawasan kepulauan yakni Kepulauan Seribu.

Fahri Hamzah Usulkan Ibu Kota RI Pindah ke Kepulauan Seribu
Tribunnews.com/Theresia
Fahri Hamzah. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fahri Hamzah mengusulkan pemindahan ibu kota dilakukan ke kawasan kepulauan yakni Kepulauan Seribu.

Hal ini disampaikan Fahri Hamzah usai menghadiri acara buka bersama dengan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Senin (6/5/2019) malam di Istana Negara.

Menurut Fahri, pemindahan ibu kota ke wilayah kepulauan seperti Pulau Seribu telah sejalan dengan konsep negara maritim.

Terkait usulannya itu, Fahri sudah menyampaikannya pada Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro.

Baca: Evan Sanders Ungkap Alasan Tak Puasa di Hari Pertama Ramadan

Baca: Klasemen Liga Inggris, Liverpool dan Man City Berebut Gelar Premier League di Laga Pamungkas

"Tadi saya sudah ngomong juga sama menteri Bappenas, pakai lah konsep maritim. Justru ibu kota itu dipindahkan ke pinggir. Maka saya mengusulkan Pulau Seribu," tutur Fahri.

Fahri menilai ibu kota dipindah ke Pulau Seribu lebih masuk akal karena sejalan dengan konsep negara maritim.

"Jadi lebih bagus kalau kita memakai kepulauan sebagai konsep ibu kota kita," tegas Fahri.

Lebih lanjut, Fahri juga menyatakan tidak setuju dengan penyebutan pindah ibu kota. Dia mencontohkan Malaysia yang membangun kantor pemerintahan baru di wilayah Putra Jaya.

Sehingga Fahri lebih mendorong ibu kota dibangung di wilayah kepulauan, seperti Kepulauan Seribu yang berada di pesisir utara Jakarta.

"Apalagi di Teluk Jakarta kan ada tanah reklamasi yang statusnya mengambang. Harusnya itu diselesaikan oleh pemerintah lalu dijadikan bagian pengembangan wilayah baru di pesisir," imbuhnya.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved