Dipimpin Megawati, BPIP Temui Jokowi di Istana Laporkan Hasil Kerja

Megawati mengatakan kehadirannya untuk melaporkan hasil kerja yang telah dilakukan oleh BPIP selama ini.

Dipimpin Megawati, BPIP Temui Jokowi di Istana Laporkan Hasil Kerja
TRIBUNNEWS/THERESIA FELISIANI
Presiden Jokowi menerima tim Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) yang dipimpin Megawati Soekarnoputri di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (9/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Jokowi menerima Dewan Pengarah Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) yang dikomandani Megawati Soekarnoputri, Kamis (9/5/2019) di Istana Merdeka, Jakarta.

Megawati yang menjadi Ketua Dewan Pembina BPIP tiba di Istana bersama Try Sutrisno, Mahfud MD, Sudhamek, Buya Syafii Maarif, Romo Benny Susetyo dan lainnya.

Sementara Presiden Jokowi ditemani oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Sekretaris Negara Pratikno‎ dan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Wiranto.

‎Di kesempatan itu Megawati mengatakan kehadirannya untuk melaporkan hasil kerja yang telah dilakukan oleh BPIP selama ini.

Baca: Ferdinand: Orasi Eggi Sudjana Bisa Dikategorikan Makar, Tapi Tindakan Polisi Berlebihan

"Saya sebagai Ketua Dewan Pembina dari BPIP mengucapkan terima kasih karena telah diterima oleh bapak. Seharusnya kebiasaan setiap tiga bulan melaporkan hasil kerja kami," ucap Megawati yang duduk berhadapan dengan Jokowi.

Megawati melanjutkan pihaknya baru bisa menyampaikan laporan yang seharusnya tiap tiga bulan sekali karena sebelumnya semua pihak fokus pada Pemilu 2019.

"Tentunya karena sudah beberapa bulan kita belum bertemu kembali, banyak yang ingin kami sampaikan," kata Megawati.

Dalam kesempatan yang sama, Megawati yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan itu mengucapkan selamat karena Pemilu berjalan dengan sangat baik dan hasil perhitungan sementara hasilnya memenangkan pasangan nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Selamat karena pemilu berjalan dengan baik dan kami juga ingin ucapkan selamat karena hasil sementara penghitungan, masih menunggu sampai 22 Mei, bapak beserta Pak Ma'ruf Amin telah mendapatkan hasil untuk nanti dilantik menjadi presiden kembali dengan wapresnya nanti bapak Ma'ruf Amin," ‎papar Megawati.

Sayangnya paparan laporan kerja BPIP berlangsung tertutup. Ketika Megawati selesai membuka pertemuan dan hendak memaparkan laporan, awak media diminta keluar meninggalkan ruang utama di Istana Merdeka.

 BPIP merupakan lembaga yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada presiden yang memiliki tugas membantu presiden dalam merumuskan arah kebijakan pembinaan ideologi Pancasila.

‎Selama berdiri, BPIP sempat ramai dibicarakan soal nasib para tenaga ahli yang gajinya belum pernah cair hingga Yudi Latif mundur dari Kepala BPIP.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved